China Southern Airlines Gagal Terbang Akibat Ulah si Nenek

China Southern Airlines Gagal Terbang Akibat Ulah si Nenek

China Southern Airlines.

Shanghai Akibat ulah seorang nenek berusia 80 tahun yang menjadi penumpang melemparkan segenggam uang recehan ke salah satu mesin, menyebabkan pesawat dari Shanghai tujuan Guangzhou Cina terpaksa gagal terbang hingga lima jam.

Sekeping koin yang dilemparkan nenek bermarga Qiu itu dilakukan sebelum memasuki kabin pesawat, dengan tujuan mendapatkan keselamatan selama perjalanan. Namun, mesin pesawat jenis Airbus A-320 itu harus diperiksa ulang, karena kemasukan koin yang berdampak fatal bagi penerbangan.

Seperti dilaporkan Beijing News, Kamis (29/6/2017) awalnya perilaku sang nenek tidak ketahuan, hingga akhirnya mendapatkan perhatian dari seorang penumpang dan melaporkannya kepada awak kabin. Wajar perempuan tua itu ditahan dan diinterogasi polisi.

Jika penumpang lain tidak ada yang memperhatikan dan melaporkan ulah nenek, maka berisiko fatal bagi pesawat China Southern Airlines. Insiden di Bandara Internasional Pudong, Shanghai itu boleh jadi untuk menghindari takhayul dengan melempar koin pada benda yang mereka anggap tepat.

Warga Cina seperti juga kebudayaan di sejumlah negara lain, pelemparan koin untuk mendapatkan keberuntungan biasanya dilakukan di telaga. Bahkan, sejumlah negara menerapkan pula untuk menarik perhatian wisatawan dan hanya mengganggu ikan.

Pihak keamanan penerbangan Cina menyatakan, nenek Qiu tidak bermaksud merusak pesawat. Namun tetap saja ulahnya diannggap membahayakan 150 penumpang lainnya, termasuk dirinya sendiri dan keluarganya yang turut serta dalam penerbangan.

Biaya tambahan untuk membuka penutup mesin dan inspeksi keamanan terpaksa dibebankan kepada nenek, yang saat itu terbang bersama suami, anak perempuan dan menantunya.

Wakil Ketua Asosiasi Hukum Penerbangan Sipil Beijing, Zhang Qihuai mengatakan seharusnya pelaku ditahan selama 15 hari dan membayar denda minimum 500 RMB (Rp1 juta).

"Apabila hal itu terjadi pada penerbangan internasional, ia bisa ditahan atas tuduhan tindak pidana. Namun, faktor usia yang menjadi pertimbangan," kata Zhang, yang juga peneliti pada Pusat Riset Hukum Ruang Angkasa dan Kedirgantaraan, China University of Political Science. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,