Pemprov Jabar Didorong Bentuk Badan Layanan Umum

Pemprov Jabar Didorong Bentuk Badan Layanan Umum

Pemprov Jabar Didorong Bentuk Badan Layanan Umum

Bandung - Komisi II DPRD Jabar mendorong Pemerintah Provinsi Jabar untuk membentuk badan layanan umum daerah yang berperan membantu kemudahan pemberian bantuan modal bagi para pelaku usaha kecil.

"Badan layanan umum daerah belum berdiri di Jabar, makanya kita akan dorong, karena pemberian modal itu harus kita permudah," kata Ketua Komisi II DPRD Jabar Ridho Budi Utama kepada wartawan di Bandung, Senin (17/11/2014).

Ia menjelaskan, keberadaan badan itu agar masyarakat pelaku usaha kecil tidak lagi merasa sulit untuk menyerap bantuan modal usaha dari pemerintah melalui perbankan.

Selama ini, lanjut dia, banyak laporan keluhan dari para pelaku usaha kecil di Jabar yang sulit mendapatkan pinjaman modal dari perbankan.

"Jangan sampai bantuan modal melalui perbankan berputar di pengusaha besar," katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar telah mencanangkan program kredit cinta rakyat dengan anggaran sampai Rp200 miliar per tahun yang penyalurannya melalui Bank Jabar Banten (BJB).

Namun program itu, kata dia, masih banyak dikeluhkan dari masyarakat masalah persyaratan dan agunan untuk mendapatkan pinjaman uang modal tersebut.

"Makanya kita pinginnya itu dikelola oleh badan layanan umum daerah namanya, tidak melalui perbankan, kalau perbankan keluhannya persyaratannya, harus ada agunan, laporan keuangan sekian tahun," katanya.

Ia berharap, badan yang dibentuk Pemerintah Provinsi Jabar itu dapat terbentuk 2015 sebagai langkah dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean 2015.

"Tahun depan sudah harus berdiri, Perdanya sudah ada, tujuannya memberi kemudahan bantuan-bantuan," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:jabar,