Jemaah Jadi Merasa Was-was Salat di Masjid Falatehan

Jemaah Jadi Merasa Was-was Salat di Masjid Falatehan

Masjid Falatehan Kebayoran Baru Jakarta Selatan. (foto - ist)

Jakarta - Sebagian besar jamaah merasa was-was dan khawatir ketika melaksanakan salat di Masjid Falatehan Jakarta Selatan, pasca-penusukan terhadap dua personel Brimob.
 
Bahkan, berdasarkan keterangan salah seorang pedagang minuman yang mangkal di depan masjid mengaku trauma atas kejadian itu. Anton (43) juga berada di dalam masjid saat kejadian. Meski begitu, ia tetap melaksanakan ibadah salat Magrib di Masjid Falatehan. 

"Kemarin saya ada di dalam juga di saf ketiga. Sekarang saya trauma nggak bisa tidur semalaman. Nanti saya nggak sampai Isya, saya akan langsung pulang," aku Anton di Masjid Falatehan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017).

Sementara pengunjung masjid lainnya pun mengaku gelisah saat salat Magrib di masjid itu. Ia selalu waspada dan melihat sekeliling orang yang membawa tas.

"Jujur kalau saya merasa tidak aman ketika salat Magrib. Apalagi pelakunya bawa tas, jadi saya lihatin semua pengunjung yang membawa tas. Sengaja pilih saf paling belakang biar bisa mengamati semua," katanya. 

Lain dengan dengan Faturoni, yang mengaku tidak merasa takut ataupun khawatir setelah kejadian penusukan itu. Ia mengaku setiap hari selalu salat di Masjid Falatehan, hanya kemarin Jumat 30 Juni ia tidak ikut salat berjamaah. 

"Saya nggak takut tapi saya tahu kejadian itu. Setiap hari saya selalu salat di sini, tapi kebetulan kemarin saya tidak," katanya. Ia mengaku kalau jemaah hari ini tidak sebanyak hari biasanya. Menurutnya, itu karena masih kondisi libur lebaran. 

"Kalau dilihat sih memang berkurang jumlah jemaahnya dibandingkan dengan biasanya. Namun, hal itu disebabkan karena masih libur lebaran," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,