Pendatang ke Bandung Banyak Ditemukan Tidak Ber-KTP

Pendatang ke Bandung Banyak Ditemukan Tidak Ber-KTP

Operasi yustisi pasca-arus balik Lebaran 2017 yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandun di Terminal Cicaheum. (foto - @DisdukcapilBdg)

Bandung - Petugas operasi yustisi pasca-arus balik Lebaran 2017 yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, masih menemukan pendatang tidak mengantongi KTP dan memiliki tujuan tak jelas.

Setiap bus yang baru datang ke Terminal Cicaheum di Jalan AH Nasution Kota Bandung diberhentikan petugas, Selasa (4/7/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Setiap penumpang di dalam bus lalu diarahkan petugas untuk menunjukkan identitasnya.

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Bandung Popong W Nuraeni, selama beberapa jam operasi berhasil memeriksa sekitar 107 penumpang. Pihaknya menemukan ada sejumlah penumpang yang kedapatan tidak membawa identitas. "Kami menemukan masih ada yang tidak membawa KTP. Ada juga yang buat KTP," katanya.

Selain memeriksa identitas pendatang, pihaknya juga menanyakan tujuan kedatangan ke Kota Bandung. Jangan sampai mereka datang mencari pekerjaan, namun tidak memiliki keahlian yang mumpuni. "Karena tak jarang mereka yang datang tidak memiliki keahlian, mereka akan menambah jumlah pengangguran dan munculnya PMKS baru," katanya.

"Bagi mereka yang tidak membawa KTP atau belum punya KTP tapi cukup umur, kami data. Kami minta mereka segera mengurus. Kalau yang tidak jelas tujuan kami sarankan pulang lagi," tegas Popong.

Berdasarkan data 2016, ada sekitar 10 persen penduduk Bandung merupakan pendatang, yang sebagian besar bekerja sebagai pedagang atau sedang menempuh pendidikan.

Jumlah itu bisa saja meningkat karena banyak pendatang yang belum melapor keberadaannya kepada aparat setempat. Terutama mereka menghuni kos-kosan dan penghuni apartemen. 

"Sedikitnya ada enam kecamatan yang para pendatangnya rawan tidak dilaporkan. Yakni Kiaracondong, Coblong, Cibeunying Kidul, Babakan Ciparay, Sukasari dan Bandung Kulon," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,