Lahir di Spirit Airlines, Bayi Itu Gratis Terbang Seumur Hidup

Lahir di Spirit Airlines, Bayi Itu Gratis Terbang Seumur Hidup

Lahir di pesawat Spirit Airlines yang tengah mengudara, bayi itu diberikan hadiah gratis terbang untuk seumur hidup. (foto - Facebook)

Phoenix - Bagi Christina Penton, sebelumnya tak pernah membayangkan bakal melakukan persalinan di dalam pesawat yang tengah mengudara. Wanita hamil berusia 35 tahun itu merasakan hal aneh di dalam perutnya, selang sepuluh menit setelah lepas landas.

Dilansir Daily Mail, belum lama ini seorang anak laki-laki dilaporkan lahir dalam maskapai penerbangan Spirit Airlines di atas ketinggian 39.000 kaki, dengan rute Fort Lauderdale menuju Texas. Mulanya Penton mengira sakit yang ia rasa di bagian perut hanya serangan panik belaka, karena usia kehamilannya baru 36 minggu.

Karena rasa sakitnya tak kunjung hilang, barulah perempuan asal Phoenix, Arizona tersebut mulai sadar bahwa itu pertanda kelahiran sang anak. Setelah memanggil awak kabin, sakit perut itu pun lama-kelamaan menjadi kontraksi.

Menanggapi hal tersebut, sang pilot berencana untuk memutar kemudi pesawatnya menuju New Orleans agar dapat melahirkan di rumah sakit. Namun, salah seorang penumpang dalam perjalanan itu kebetulan seorang ahli medis. Berkat bantuan  dokter anak itu, Penton akhirnya melahirkan seorang bayi laki-laki seberat tujuh pon atau setara dengan 3,17 kilogram dalam kondisi sehat.

Berselang 30 menit setelah proses persalinan, bayi tersebut diberi nama Christoph. Dalam rekaman video yang beredar, terdengar sorak-sorai disertai tepuk tangan para penumpang lain yang turut bahagia atas kelahiran Christoph. "Semua terjadi begitu cepat. Saya tak pernah mengira harus melahirkan secepat ini," kata Cristina Penton.

Setelah pesawat mendarat, Penton dibawa ke Oschner Medical Center di Louisiana sambil memeluk anak laki-lakinya. Dua orang anaknya, Lulu dan Ramon pun turut mendampinginya. Wajah Penton sangat berseri-seri ketika menceritakan kejadian tersebut kepada pihak media setiba di lokasi tujuan.

Ia juga menyatakan, Lulu memegang tangannya dengan erat dan setia menemani proses persalinan ibunya. Menurut Penton, hanya butuh waktu sepuluh menit baginya untuk melahirkan Christoph. "Saat itu suasana begitu sepi, hampir tak terdengar suara penumpang. Hingga akhirnya Christoph menangis dan ketika itu pula para penumpang bersorak-sorai," kata Penton.

Setelah dinyatakan sehat dan bisa pulang ke rumah, juru bicara maskapai penerbangan Spirit Airlines, Paul Berry mengatakan, pihaknya akan memberikan hadiah kepada Penton dan sang buah hati yang lahir di pesawatnya. Hadiahnya termasuk tiket gratis seumur hidup bagi Christoph, dengan rute ke mana saja pada setiap hari ulang tahunnya.

Menurut Paul, bayi yang lahir di dalam pesawat memang sangat jarang. Namun, awak kabinnya sudah terlatih untuk menangani masalah darurat medis, sehingga hal itu bisa diantisipasi. (Jr.)**

.

Categories:Unik,
Tags:,