Kembali Molor Pengoperasian Ruas Tol Soreang - Pasirkoja

Kembali Molor Pengoperasian Ruas Tol Soreang - Pasirkoja

Pembangunan ruas Jalan Tol Soroja (Soreang - Pasirkoja). (foto - ist)

Bandung - Pengoperasian ruas Jalan Tol Soroja (Soreang - Pasirkoja) kembali molor. Konsorsium pelaksana proyek tersebut menargetkan, pengoperasian tol sepanjang 8,13 kilometer itu pada September 2017, padahal semula Juli 2017.
 
Atas kondisi itu, Bupati Bandung Dadang M Naser pun dibuat kecewa dan segera mengundang pelaksana proyek pembangunan ruas jalan tol itu dalam rapat terbatas, pekan ini. Ia berharap, janji konsorsium pelaksana proyek tidak mundur lagi.
 
"Sepertinya waktu operasional Tol Soroja akan mundur lagi ke September. Kecewa juga pengoperasian Tol Soroja kembali mundur. Saya menekankan dinas di lingkungan Pemkab Bandung untuk dapat menyelesaikan setiap pekerjaannya tepat waktu. Ini tentunya merugikan juga pihak investor,” katanya.
 
Menurutnya, keterlambatan pengerjaan ruas jalan Tol Soroja diakibatkan oleh adanya human error. Namun, ia enggan menjelaskan dan perlu adanya evaluasi selama pelaksanaan pembangunan ruas jalan tol tersebut.
 
Ia mengakui, melesetnya waktu pengoperasian ruas jalan Tol Soroja menyebabkan terhambatnya sebagian rencana pembangunan di Kabupaten Bandung. Antara lain pembangunan akses jalan tol atau jalan arteri penghubung tol, seperti akses Parungserab dan Gajahmekar.
 
Diaku, saat ini sedang dilakukan pembahasan antara Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat. Selain itu, akses Jalan Lingkar Sadu dan Jalan Lingkar Katapang-Baleendah pun masih mangkrak. 
 
Pembangunan beberapa akses penghubung atau larian jalan Tol Soroja ini menjadi kewajiban Pemkab Bandung. "Rencana pembangunan di Kabupaten Bandung tetap berjalan. Hanya ada beberapa titik yang terhambat," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,