28 Napi Tewas, Kerusuhan di Penjara Las Cruces Meksiko

28 Napi Tewas, Kerusuhan di Penjara Las Cruces Meksiko

Kerusuhan antar-narapidana pecah di penjara Las Cruces di Kota Acapulco Meksiko. (foto - AP)

Acapulco - Sedikitnya 28 penghuni penjara Las Cruces di Kota Acapulco dilaporkan tewas, menyusul perkelahian antara dua kubu narapidana (napi) yang terjadi di penjara barat daya Meksiko.
 
Perkelahian antarnapi menjelang fajar itu terjadi di sayap keamanan maksimum. Korban ditikam dan dipukuli sampai mati, beberapa di antaranya dipenggal. "Jasad ditemukan di seluruh unit, termasuk di dalam dapur dan di daerah untuk kunjungan suami-istri," kata Roberto Álvarez, selaku juru bicara keamanan negara.
 
Dikutip dari BBC, Jumat (7/7/2017) sejauh ini memang tidak ada tanda-tanda penggunaan senjata. Investigasi juga akan difokuskan pada staf penjara. "Insiden itu dipicu oleh perseteruan permanen antara kelompok yang bersaing di dalam penjara," katanya.
 
Pasca-kerusuhan di penjara Meksiko tersebut, polisi federal dan tentara membentuk penjagaan keamanan di luar penjara Las Cruces, yang dilaporkan penuh sesak dihuni lebih dari 2.000 narapidana. Sejauh ini, gubernur setempat telah memerintahkan penyelidikan terkait penyebab kerusuhan itu.
 
Insiden tersebut merupakan serangkaian aksi kekerasan terbaru di penjara Meksiko tahun ini. Mei tercatat sebagai bulan paling mematikan di negara itu sejak 1997, statistik resmi mencatat terjadi 2.186 kasus pembunuhan. Menurut catatan pemerintah, dari Desember 2006 sampai Mei 2017 tercatat ada 188.567 pembunuhan.
 
Acapulco adalah kota terbesar di negara bagian Guerrero, salah satu daerah paling keras di Meksiko dan dikenal sebagai pusat produksi obat-obatan terlarang. Wilayah itu dulunya adalah salah satu tempat wisata paling populer di Meksiko.
 
Namun kemudian, terjadi peningkatan kekerasan karena kelompok kriminal bersaing untuk mengendalikan kegiatan ilegal di sana. Sejak saat itu, wilayah tersebut menjadi salah satu kota paling mematikan di negara itu. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,