Polisi Sita Sejumlah Aset Gembong Narkoba di Sulsel

Polisi Sita Sejumlah Aset Gembong Narkoba di Sulsel

Salah satu tanah dan bangunan milik gembong narkoba di Kabupaten Enrekang Sulsel yang disita. (foto - ist)

Enrekang Sejumlah aset gembong narkoba terbesar di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan, disita Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Selatan. Gembong bernama Suryadi alias Daddi itu, asetnya antara lain berupa rumah mewah beserta isinya, Selasa 11 Juli 2017.
 
Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Eka Yudha menyatakan, penyitaan aset berupa rumah mewah itu dilakukan berdasarkan surat penetapan yang diterbitkan oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Enrekang, Sulsel bernomor 58/Pen.pid/2017/PN.Enrekang tanggal 21 Juni 2017.

"Tersangka sebagai bandar besar narkoba alias itu dikenakan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), sehingga dilakukan penyitaan terhadap asetnya yang diduga kuat merupakan hasil penjualan narkoba," katanya.

Aset tersangka yang disita, berupa satu unit rumah dan tanah di Jalan Poros Kabupaten Sidrap - Kabupaten Enrekang Desa Salokarajae Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang seluas 140 meter persegi atau senilai Rp 700 juta.
 
Polisi juga menyita sebuah kandang ayam dan tanah yang terletak di Jalan Poros Kajubulo Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang seluas satu hektar, atau senilai Rp 800 juta serta dua unit mobil. "Penyitaan juga disaksikan pihak keluarga tersangka dan kepala desa setempat. Seluruh aset telah dipasangi garis polisi," tega Eka.

Upaya penyitaan rumah mewah yang dipimpin langsung Wakil Direktur Narkoba Polda Sulsel berlangsung kondusif. Ada 98 orang terlibat, masing-masing dari Direktorat Narkoba Polda Sulsel sebanyak 11 orang, Brimob Detasemen B Kota Pare-Pare sebanyak 29 orang, Polres Sidrap sebanyak 36 orang serta Polres Enrekang sebanyak 22 orang.

"Pengamanan selama penyitaan dilakukan berjalan kondusif, di mana seluruh personel yang disiagakan dilengkapi dengan senjata lengkap," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,