Duh Pengantin Wanita Itu Bunuh Diri Usai Tes Keperawanan

Duh Pengantin Wanita Itu Bunuh Diri Usai Tes Keperawanan

Pengantin wanita Tajikistan itu melakukan bunuh diri setelah tes keperawanan. (foto - Daily Wire)

Dushanbe - Pengantin wanita yang masih belia itu mengalami nasib sungguh tragis. Pasalnya, peraturan mengharuskan dilakukan tes keperawanan. Negara yang berada di kawasan Asia Tengah itu mensyaratkan peraturan tes keperawanan, sebelum pernikahan yang memang merupakan sebuah hal umum.
 
Seperti dikutip dari The Independent, belum lama ini pengantin wanita Tajikistan yang bernasib tragis itu baru berusia 18 tahun. Ya, Rajabbi Khurshed menikah dengan pria berusia 40 tahun, Zafar Pirov lewat biro perjodohan yang juga hal umum di Tajikistan.
 
Pirov memaksa istrinya untuk melakukan tes keperawanan. Sungguh memprihatinkan setelah hasil tes keperawanan tersebut keluar, Pirov pun menolak untuk mempercayainya.
 
Bahkan, pria yang tinggal di Desa Charbogh, Tajikistan itu kemudian ingin memiliki istri lagi atau istri kedua, karena tidak percaya pada hasil tes keperawanan. Pirov pun menyatakan, bahwa wanita muda tersebut masih perawan.
 
Keluarga Khurshed mengungkapkan pada Radio Free Europe, anak perempuan mereka pernah berbicara dia mendapatkan banyak tekanan dari suaminya. Dari surat wasiat terungkap, Khurshed tidak tahan lagi dengan sikap sang suami.
 
Sementara itu Ibunda Khurshed, Fazila Mirzoeva menyebutkan, anaknya adalah korban dari kekerasan dan fitnah. Oleh karena itu, mereka melaporkan Pirov ke pihak berwajib.
 
Sejauh ini, Pirov pun telah didakwa atas tuduhan menjadi penyebab istrinya melakukan bunuh diri. Apabila Pirov memang terbukti bersalah, maka ia terancam hukuman delapan tahun penjara.
 
Kepada RFE/RL, Pirov memberikan pembelaan diri. "Istriku memberiku surat pernyataan yang mengizinkanku untuk memiliki istri kedua, karena dia sudah tidak perawan lagi ketika kami menikah," kilahnya. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait