Harta Tersangka Kasus e-KTP Setya Novanto Rp 114 Miliar

Harta Tersangka Kasus e-KTP Setya Novanto Rp 114 Miliar

Setya Novanto dan istri.

Jakarta - Sebagai tersangka dugaan korupsi proyek e-KTP dengan total nilai Rp 5,9 triliun, saat ini Setya Novanto diketahui memiliki harta kekayaan senilai Rp 114 miliar.

Berdasarkan laporan dari halaman website LHKPN KPK, Senin (17/7/2017) Novanto terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 2015 saat menjabat sebagai Ketua DPR RI.

Ia diketahui memiliki harta Rp 114.769.292.937 dan 49.150 dolar AS. Harta tersebut terdiri atas harta bergerak dan tak bergerak serta giro dan setara kas lainnya, sejumlah Rp  21.297.209.937 dan 49.150 dolar AS.

Jumlah harta tersebut naik dari laporan terakhir pada Desember 2009. Pada saat itu harta kekayaan Novanto tercatat hanya Rp 79.789.729.051 dan 17.781 dolar AS.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Novanto sebagai tersangka keempat kasus e-KTP setelah Irman, Sugiharto dan Andi Narogong. Novanto yang menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR, disebut memiliki peran mulai perencanaan, penganggaran hingga pengadaan barang dan jasa proyek e-KTP.

"Saudara SN melalui AA diduga memiliki peran, baik dalam proses perencanaan, pembahasan anggaran, maupun pengadaan barang dan jasa," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di KPK Jakarta Selatan.

Akibat perbuatannya, Novanto disangka melanggar Pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ia terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,