Parade Gebogan Warnai 'Tanah Lot Kreatifood & Art Festival'

Parade Gebogan Warnai 'Tanah Lot Kreatifood & Art Festival'

Semarak gelaran 'Parade Gebogan' di Tanah Lot Kreatifood & Art Festival. (foto - blog)

Tabanan - Ribuan wisawatan domestik dan mancanegara antusias mengunjungi objek wisata Tanah Lot, guna menyaksikan "Parade Gebogan" yang membawa buah lokal dan jajanan tradisional Bali. Hal itu merupakan bagian dari "Tanah Lot Kreatifood and Art Festival", di area objek wisata Tanah Lot Tabanan beberapa wakut  lalu.
 
Parade Gebogan memang sengaja diadakan untuk menyuguhkan sebuah tradisi, yang memiliki nilai seni budaya tinggi dengan keindahan barisan pembawa gebogan. Gelaran itu menonjolkan unsur tradisional masyarakat Bali, saat menyuguhkan rasa syukur mereka ke hadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam kepercayaan umat Hindu.
 
Dalam parade gebogan akan dinilai empat klasifikasi lomba yang sudah disiapkan oleh panitia. Terdiri atas penampilan, kerapian, keserasian dan kreatifitas dari setiap peserta yang nantinya disaring menjadi tiga peserta terbaik dalam parade itu.
 
 
Seperti dituturkan salah seorang juri lomba parade Gebogan, Wayan Sumerta Dana, yang boleh diikutsertakan dalam parade kali ini hanya gebogan yang menggunakan buah lokal dan jajanan tradisional. Sebab, pihaknya ingin lebih menonjolkan unsur tradisional dalam parade kali ini.
 
Dalam Festival Tanah Lot yang bertema Kreatifood and Art Festival, tidak hanya akan mempertunjukkan keindahan seni Bali. Namun akan menampilkan berbagai kreatifitas masyarakat Tabanan, terutama dalam menciptakan sebuah kreatifitas menu makanan khas Tabanan.
 
 
 
Terdiri atas berbagai unsur, antara lain masakan lawar kuwir, entil, embung dan juga lawar klungah. Selain itu dalam festival juga akan menampilkan berbagai produk UKM yang ada di Kabupaten Tabanan, mulai dari industri kreatif dan kerajinan yang sudah dijual baik ekspor maupun di dalam negeri.
 
Pemerintah Kabupaten Tabanan sendiri menggelar Tanah Lot Kreatifood & Art Festival tersebut untuk kali pertama. Wisatawan disuguhkan pesta rakyat dengan konsep wisata kuliner, kerajinan tangan serta seni budaya. Parade Gebogan melibatkan ratusan warga Tabanan mencakui 23 desa adat di Kecamatan Kediri diiringi tabuhan Baleganjur.
 
 
"Masyarakat Kabupaten Tabanan diharapkan bisa terus menjaga dan melestarikan seni dan budaya yang merupakan warisan leluhur," demikian harapan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Event seperti ini bisa menjadi wadah pengembangan dan pelestarian seni budaya khas Tabanan, sebagai daerah agrarisnya Bali dan menjadi ajang hiburan bagi wisatawan.
 
"Event ini juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah dan proporsi kunjungan wisatawan mancanegara, guna menempatkan Tanah Lot sebagai World Class Tourism Destination," tegas Ni Putu Eka. Selain keindahan alam, Bali juga dikenal masyarakat luas dengan wisata seni dan budaya.
 
"Lewat festival tersebut, target kita akan mampu mendatangkan 4 juta wisatawan baik lokal maupun mancanegara," katanya. Tampil juga barong bangkung ngelawang, parade gebogan, gong gebyar, rindik anak-anak, bondres, tari kreasi, calon arang, arja klasik dan masih banyak seni dan budaya lainnya. (Jr.)**
.

Categories:Hiburan,
Tags:,