Tol Tangerang - Merak Banjir, Tanggul Jebol Dihantam Truk

Tol Tangerang - Merak Banjir, Tanggul Jebol Dihantam Truk

Ruas Tol Tangerang - Merak Banjir, Tanggul Jebol Dihantam Truk. (foto - Twitter)

Tangerang - Banjir setinggi lutut orang dewasa melanda ruas Tol Tangerang - Merak, tepatnya di Km 38 wilayah Belaraja Kabupaten Tangerang. Akibatnya, laju kendaraan dari arah Tangerang menuju Merak tersendat.

Petugas call center PT Marga Mandalasakti, Kemal mengatakan, banjir diakibatkan adanya tanggul pembatas sungai dengan tol jebol, karena dihantam truk trailer sebelumnya.

"Ya, ada tanggul jebol sehingga jalur arah Merak sempat tersendat, kepadatan lalu lintas hampir 2 kilometer,” katanya, Sabtu (29/7/2017). Banjir juga diakibatkan curaah hujan yang tinggi sejak siang hari. Namun, pada sore harinya air sudah mulai surut. 

Pihak pengelola tol bersama kepolisan bersiaga di lokasi guna mengatur arus lalu lintas. Bahkan, tiga unit mobil derek disiapkan jika ada kendaraan yang mengalami mati mesin. Kendaraan yang melewati banjir pun terpaksa mengurangi kecepatana, dan memilih lajur dengan ketinggian air yang lebih rendah. 

Sementara itu, banjir juga melanda wilayah Kota Tangerang Selatan dan sekitarnya, sehingga akses lalu lintas dari Ciputat menuju Serpong dan Bintaro tersendat. Lokasi banjir terjadi di depan pintu masuk Perumahan Green Hills Jalan Aria Putra, dengan ketinggian air antara 30 sentimeter hingga 50 sentimeter.

Banjir tersebut disebabkan air Kali Sarua yang meluap karena hujan deras. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat nekat menerobos banjir hingga kendaraan mereka mogok.

Banjir ini juga mengakibatkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi karena banyak pengendara yang mencari jalur alternatif menuju Serpong, Bintaro maupun sebaliknya.

Banyak pengendara yang memarkir kendaraannya menunggu genangan surut. "Genanganya tinggi, arusnya deras, ini macetnya sudah panjang, dari Serpong dan Bintaro juga sudah macet, banjirnya menutup jalan," kata sejumlah pengendara. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,