Bus Sugeng Rahayu Terbakar, 30 Penumpang Terselamatkan

Bus Sugeng Rahayu Terbakar, 30 Penumpang Terselamatkan

Bus Sugeng Rahayu terbakar setelah menggilas sepeda motor di Jalan Raya Madiun Surabaya tepatnya di Desa Garon Balerejo Madiun Jawa Timur. (foto - ist)

Madiun - Bus Sugeng Rahayu terbakar setelah menggilas sepeda motor di Jalan Raya Madiun - Surabaya, tepatnya di Desa Garon Balerejo Madiun Jawa Timur. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian, 30 penumpang bus selamat.

Menurut keterangan warga mengaku mendengar suara keras sebelum bus terbakar. Saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah. "Tiba-tiba terdengar suara keras dari luar. Ketika keluar, saya lihat bus sudah terbakar," kata warga, Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan informasi, kecelakaan itu bermula dari adanya tiga pengendara motor yang melaju dari arah barat dengan posisi berjajar tiga. Diduga saling bersengolan, salah satu motor terjatuh. Dari arah belakang melaju Bus Sugeng Rahayu.

Bus dengan nomor polisi W 7225 UZ itu tanpa bisa menghindar langsung menggilas sepeda motor bernopol AE 448 PI hingga terjatuh. Tiba-tiba saja motor dan bus yang disopiri Agus Riyanto terbakar. Sebanyak 30 penumpang bus langsung turun untuk menyelamatkan diri. Seluruh body bus jurusan Surabaya - Yogyakarta itu terbakar.

Kasat Lantas Polres Madiun AKP Evon Fitrianto mengatakan, pihaknya akan melacak nomor polisi motor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan dan terbakarnya bus Sugeng Rahayu. Saat bus terbakar pengendara moor tidak ada di lokasi. "Betul pengendara sepeda motor tidak ada atau kabur," kata Evon.

Sementara itu, sopir bus Agus Riyanto menyatakan, sebelum kecelakaan ia menyalip Avanza dan  bus melaju dengan kecepatan 60 km/jam, Minggu (6/8/2017). "Saya melihat ada tiga pengendara motor di depan. Tiba-tiba salah satu motor jatuh," katanya, Minggu (6/8/2017).

Karena jarak yang sudah dekat, Agus mengaku tak bisa mengindari motor itu dan langsung terlindas dan masuk ke kolong bus. Motor itu pun terseret. Ia pun melihat pemilik motor sempat bangun setelah terjatuh dan segera berlari minggir. "Karena ada api, saya menyuruh penumpang segera turun. Saya meminta agar polisi mencari pemilik motor itu, karena yang menjadi penyebab kebakaran," kata pria 38 tahun itu.

Atas kejadian itu pihak manajemen Bus Sugeng Rahayu minta ganti rugi atas terbakarnya bus, karena pihak bus merasa tak bersalah. Yang bersalah pengendara motor yang terjatuh dan masuk ke kolong bus hingga membuat bus terbakar. "Total kerugia sekitar Rp 1 miliar," kata Basuki, selaku majanemen pengurus kecelakaan PO Sugeng Rahayu.

Menurut Basuki, ada banyak saksi mata yang mengatakan karena motor yang jatuh maka bus Sugeng Rahayu terbakar. "Harus bertanggung jawab pengendara motor itu," katanya. Sejauh ini, Unit Laka Polres Madiun masih meminta keterangan kepada Agus Riyanto sebagai sopir dan Riski sebagai kenek, juga ada Kondektur Arbai. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,