7 Ruko Grosiran di Pasar Wage Tulungagung Ludes Terbakar

7 Ruko Grosiran di Pasar Wage Tulungagung Ludes Terbakar

Kebakaran toko grosiran di Kompleks Pasar Besar "Wage" di Jalan Raya WR Supratman Tulungagung Jawa Timur, Kamis 10 Agustus pagi. (foto - ist)

Tulungagung - Sedikitnya tujuh rumah toko (Ruko) grosiran berbagai jenis barang dan kebutuhan yang berada di Kompleks Pasar Besar "Wage" di Jalan Raya WR Supratman Tulungagung Jawa Timur ludes terbakar, Kamis (10/8/2017) pagi.

Berdasarkan informasi dari sejumlah warga yang menjadi saksi mata, kebakaran tersebut diawali dengan adanya ledakan yang diikuti kebakaran sejumlah ruko, yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya dari toko Aneka Ria yang berada persis di sisi selatan bangunan Pasar Wage.

Sembilan unit mobil pemadam kebakaran didukung belasan mobil tangki air, dikerahkan untuk memadamkan si jago merah yang terus membesar. Namun, besarnya api yang menyebar rata ke seluruh bangunan bertingkat tiga membuat petugas pemadam kesulitan menjangkau titik api.

"Begitu terjadi ledakan, api pun langsung berkobar," kata Joko, salah seorang saksi mata yang bertugas menjaga parkiran di depan Pasar Wage. Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Namun, besarnya kobaran api dan rapatnya bangunan antartoko grosir tersebut menyebabkan api merembet ke lima toko lainnya, sehingga menyebabkan kerugian diprediksi hingga miliaran rupiah. Hingga siang hari petugas masih berusaha untuk memadamkan api.

"Saat ini petugas mencoba melakukan blokade dengan menyemprotkan air dari lantai atas ruko, yang ada di sisi selatan titik enam toko yang terbakar agar tidak semakin merembet," sebut Kanit Intelkam Polsek Tulungagung Kota Ipda Sugeng Hariyadi.

Sementara itu, proses pemadaman terus dilakukan, ratusan pedagang di Pasar Wage mengemasi seluruh barang dagangannya yang ada di dalam pasar. Mereka khawatir kebakaran terus merembet, sehingga aktivitas perdagangan di pasar tradisional terbesar di Tulungagung itu tutup total.

Wakil Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 8.00 WIB yang diduga akibat konsleting arus listrik dari salah satu toko. "Awalnya ada pemadaman listrik, kemudian menyalakan genset. Setelah itu listrik PLN kembali hidup, sehingga terjadi konsleting dan terbakar," katanya.

Menurut Kapolres Tulungagung AKBP Yong Feridjon, saat ini polisi berusaha melakukan sterilisasi lokasi kejadian, karena banyak warga yang ingin mendekat. "Kami amankan dulu lokasi, saya juga sudah koordinasi dengan Kapolres Kota Kediri untuk minta bantuan mobil pemadam dari Gudang Garam, ini damkarnya baru sampai," ungkapnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,