Rapatkan Barisan Lima Partai Bentuk Koalisi Pilgub Jabar

Rapatkan Barisan Lima Partai Bentuk Koalisi Pilgub Jabar

Jelang Pilgub jabar 2018, Partai Demokrat, PPP, PKB, PAN dan Hanura merapatkan barisan di Bandung. (foto - ist)

Bandung - Lima partai yang belum memiliki gerbong di Pilgub Jabar 2018 terdiri atas Partai Demokrat, PPP, PKB, PAN dan Hanura merapatkan barisan. Kelima partai tersebut membahas sejumlah isu strategis yang berkembang, termasuk Pilkada di 16 kabupaten/kota, Senin (21/8/2017) malam.

Kelima partai itu melakukan pertemuan tertutup di Hotel Horison Bandung,yang dihadiri langsung Ketua DPW Iwan Sulandjana. Sedangkan PPP dihadiri Ketua DPW Ade Munawaroh, Hasbullah Rahmad yang merupakan Ketua DPW mewakili PAN, sedangkan PKB dan Hanura diwakilkan oleh sekretaris. Gerindra juga lewat Ketua DPD, Mulyadi hadir.

Namun Gerindra masih dalam kapasitasnya sebagai tamu "istimewa" karena sudah memastikan mengusung figur Deddy Mizwar. "Kami berkumpul untuk menyamakan persepsi kesepahaman. Ini adalah bentuk sikap terhadap kondisi Jabar yang belum pasti dan cair, meski sudah kita dengar ada koalisi PDIP dan Golkar. Lalu ada koalisi Gerindra dan PKS," kata Ade.

Menurutnya, pertemuan singkat itu tidak ada keputusan mengikat terkait Pilgub Jabar dan juga Pilkada di 16 kabupaten/kota, atau yang dikenal Pilkada serentak. Kembali pada maksud awal pertemuan hanya sebatas membahas Pilgub Jabar agar jauh dari kegaduhan. "‎Tak ada kesepakatan untuk koalisi, tapi nanti mungkin ada hasil yang lebih baik. Jadi memang tidak ada yang formal," katanya.

Hasbullah mengatakan, Pilgub Jabar yang akan berlangsung kurang dari satu tahun lagi harus tetap kondusif. Jangan sampai kegaduhan yang terjadi di Pilgub DKI jakarta menular pada Jawa Barat. "Pilgub ini kita ingin tidak gaduh tapi kondusif. Kita sadar sebagai partai yang tidak bisa usung sendiri sehingga bentuk koalisi. Makannya kita kumpul untuk membuat kesepahaman," tegasnya.

Mengenai ketidakhadiran NasDem yang sudah memiliki calonnya Ridwan Kamil, Ade kembali menjawab. Agenda pertemuan dilakukan pada partai yang belum memiliki calon yang bakal diusung. Sedangkan NasDem sudah memiliki calon gubernur.

Lima partai ini sepakat, calon yang digulirkan adalah kesepakatan bersama lewat mekanisme partai masing-masing. ‎"Kita belum bicara calon. NasDem sudah deklarasikan calonnya, sehingga enggak masuk agenda kami," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:,