PSI Bidik Calon Legislatif Muda untuk Ikut Nyaleg pada 2019

PSI Bidik Calon Legislatif Muda untuk Ikut Nyaleg pada 2019

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. (foto - ist)

Jakarta - Jelang bergulirnya Pilkada 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuka pendaftaran bagi calon legislatif. Ketua Umum PSI Grace Natalie mengemukakan, partainya sejauh ini sudah memiliki 'SIM' dan 'STNK'.
 
"Dalam tiga tahun ini kami sudah punya kendaraannya, 'STNK'-nya sudah dapat, 'SIM'-nya juga sudah dapat. Secara resmi membuka open recruitment untuk calon legislatif," kata Grace di Kantor DPP PSI Jalan Wahid Hasyim nomor 194 Jakarta Pusat, Minggu (27/8/2017).
 
Menurutnya, PSI juga telah menggandeng sedikitnya 7 tokoh untuk menjadi juri dalam melakukan penjaringan calon wakil rakyat dari PSI. Antara lain mulai dari mantan Ketua MK Mahfud MD hingga mantan Pimpinan KPK Bibit Samad Rianto.

"Kami akan punya panel juri yang akan menentukan, apakah orang itu layak tidak jadi caleg," kata Grace. Untuk menjadi caleg dari PSI, lanjut Grace tidak ada yang rumit. Calon yang ingin bergabung dipersilakan untuk mendaftar secara online di www.psi.id, atau mendatangi langsung ke basecamp PSI di seluruh provinsi di Indonesia.

Grace memenyatakan, PSI menyasar caleg muda. Saat ini politik hanyalah alat sehingga PSI menarik orang-orang baik untuk memperbaiki legislatif. "Ada 560 anggota dewan tapi kita mau menyebutkan 10 saja sulit. Politik hanyalah alat, sehingga kita harus menarik sebanyak-banyaknya orang baik," tegas Grace.

Sebagai informasi, sejauh ini PSI belum mendapat verifikasi dari KPU. Kendati demikian, PSI sudah mendapat verifikasi oleh Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2016.
 
Sementara itu, Ketua DPW PSI Jakarta Michael V. Sianipar menyatakan, partainya diyakinl bisa lolos verifikasi KPU dan dapat bertarung di Pemilu 2019. Bahkan, PSI juga sudah menargetkan tiga kursi di DPR RI dapil Jakarta pada 2019 nanti.
 
DPP PSI juga telah resmi membuka rekrutmen untuk menjadi calon anggota legislatif partai di DPR dan DPRD provinsi, kabupaten dan kota. Targetnya, PSI Jakarta mendapatkan 3 kursi DPR dan 10 kursi DPRD. Salah satu kader PSI akan memiliki fraksi sendiri, karena untuk membawa perubahan bagi Indonesia kekuatan di parlemen harus signifikan.
 
"Banyak yang bilang, target saya ini mustahil karenaPemilu sudah kurang dari dua tahun. Namun, saya akan berkomitmen untuk bekerja keras memenuhi target tersebut," katanya. Anggota PSI Jakarta tercatat sekitar 10.000 orang, dan pada 2019 PSI Jakarta yakin akan bertambah. (Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait