Istri Andi Narogong Bersaksi di Sidang Kasus e-KTP

Istri Andi Narogong Bersaksi di Sidang Kasus e-KTP

Inayah, istri terdakwa korupsi e-KTP Andi Narogong tampil pertamakali di muka persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar Raya Jakarta Pusat, Senin 28 Agustus 2017. (foto - ist)

Jakarta - Inayah, istri terdakwa korupsi e-KTP Andi Narogong tampil pertamakali di muka persidangan. Inayah bersaksi untuk suaminya, dalam kasus dugaan korupsi yang diduga merugikan negara Rp 2,3 triliun.

Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar Raya Jakarta Pusat, Senin (28/8/2017). Inayah mengenakan kemeja berwarna merah dan rok hitam. Rambut panjangnya tergerai dengan cat rambut berwarna pirang.

"Ya, ada hubungan keluarga dengan terdakwa?" tanya hakim Ketua John Halasan Butar-butar kepada Inayah.  "Istri," jawab Inayah. Karena memiliki hubungan keluarga, Inayah ditanya mengenai apakah tetap akan bersaksi untuk Andi atau tidak. Inayah menjawab akan tetap bersaksi.

Jaksa Irene Putri lantas menyatakan, keduanya tak punya akta pernikahan. Meski begitu, jaksa dan penasihat hukum tak keberatan atas tidak adanya akta tersebut. "Secara hukum negara, yang bersangkutan tidak punya akta pernikahan," kata jaksa Irene.

Diketahui, Andi Narogong lahir pada 1973 dan beragama Kristen, sedangkan Inayah kelahiran 1974 dan beragama Islam. Selain Inayah, ada 4 saksi yang akan memberikan keterangan dalam sidang. Yakni adik Andi bernama Vidy Gunawan, Ketua Tim Teknis Uji Petik e-KTP Munawar Ahmad serta dua orang swasta, yakni Ferry Haryanto dan Meliana.

Pada sesi pertama, jaksa memilih mendengar keterangan dari Vidy dan Munawar terlebih dahulu. Andi didakwa memperkaya diri sendiri dan orang lain dalam kasus e-KTP. Perbuatan Andi Narogong disebut jaksa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 2.314.904.234.275,39. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,