Atty Menangis Divonis 4 Tahun dan Suaminya Itoc 7 Tahun

Atty Menangis Divonis 4 Tahun dan Suaminya Itoc 7 Tahun

Sidang putusan mantan Walikota Cimahi Atty Suharti dan suaminya Itoc Tochija di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi PN Bandung. (foto - ist)

Bandung - Mantan Walikota Cimahi Atty Suharti diganjar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung empat tahun penjara, sedankan suaminya Itoc Tochija yang juga mantan Walikota? Cimahi tujuh tahun.

Menurut hakim, kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dan berlanjut dalam proyek pembangunan Pasar Atas Cimahi tahun 2016. Kedua terdakwa juga diharuskan membayar denda Rp 200 juta, subsider dua bulan penjara.

"Mengadili, menyatakan terdakwa satu dan terdakwa dua terbukti secara sah dan meyakinkan, bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan alternatif pertama, serta denda masing masing Rp 200 juta," kata Hakim Ketua Sri Mumpuni SH dalam sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Bandung Jalan LLRE Martadinata Bandung, Rabu (30/8/2017).

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa, yakni lima tahun terhadap Atty, sedangkan Itoc dituntut delapan tahun penjara. Atas putusan itu, penasihat hukum terdakwa dan jaksa menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari.

Putusan hakim sudah berdasarkan pertimbangan. Hal memberatkan, kedua terdakwa tak membantu program pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi. "Hal meringankan, para terdakwa bersikap sopan selama persidangan, belum pernah dihukum sebelumnya, memiliki tanggungan keluarga, sudah berusia lanjut dan khusus untuk terdakwa satu (Atty) sering sakit-sakitan," katanya.

Hakim menyatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 hurup a UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana, sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama.

Dalam persidangan, kedua terdakwa duduk berdampingan di kursi pesakitan. Itoc tampak mengenakan batik hitam bercorak daun, dan istirnya mengenakan jas hitam. Keduanya hanya bisa tertunduk lesu mendengar putusan hakim. Setelah membacakan putusan, keluarga Atty dan Itoc langsung memeluk erat sambil meneteskan air mata.

Itoc dan Atty terbukti menerima suap dari dua orang pengusaha, Triswara Dhanu Brata dan Hendriza Soleh Gunadi untuk memuluskan proyek pembangunan Pasar Atas Cimahi. Kedua penyuap itu pun sudah divonis dua tahun enam bulan, dan denda Rp 150 juta subsider tiga bulan. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,