PBB Mengecam, Desak Korut Stop Program Rudal dan Nuklir

PBB Mengecam, Desak Korut Stop Program Rudal dan Nuklir

Peluncuran rudal terbaru Korea Utara yang melintasi wilayah udara Jepang. (foto - AFP)

New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) mengecam keras peluncuran rudal terbaru Korea Utara (Korut), yang melintasi wilayah udara Jepang. DK PBB meminta rezim Korut segera menghentikan program rudalnya.

"Untuk langkah selanjutnya dimulai sekarang. Kita tidak bisa memprediksi hasilnya, tapi saya tentu berharap akan ada resolusi kuat menindaklanjuti pernyataan ini," sebut Utusan Jepang untuk PBB, Koro Bessho.

Dilansir AFP, Rabu (30/8/2017)  Otoritas Jepang bersama AS langsung meminta digelarnya rapat DK PBB tertutup, setelah Korut meluncurkan rudal balistik hingga melintasi wilayah udara Jepang pada Selasa 29 Agustus waktu setempat.

"Korut tidak seharusnya melakukan uji coba rudal lainnya atau provokasi lainnya, dan meninggalkan setiap senjata pemusnah massal yang ada," demikian pernyataan itu. DK PBB menyerukan, isu Korut diselesaikan melalui dialog yang damai dan menyeluruh.

Sedikitnya 15 negara anggota DK PBB termasuk Cina dan Rusia sepakat mengecam aksi provokatif Korut dalam sebuah rapat tertutup. Namun tidak berujung pada pengetatan sanksi untuk rezim komunis, yang terang-terangan kembali melanggar resolusi PBB tersebut.

Seorang sumber diplomatik PBB menyatakan, mayoritas negara anggota DK PBB dengan cepat menyatakan kecamannya untuk Korut dalam rapat tersebut. Hal itu menandai tekad kuat DK PBB untuk bersatu melawan Korut.

"DK menekankan, aksi DPRK (nama resmi Korut) bukan hanya ancaman untuk kawasan, tapi untuk semua negara anggota PBB," tegas pernyataan gabungan DK PBB.

"Dewan Keamanan menyampaikan kekhawatiran besar, DPRK yang melakukan peluncuran melintasi Jepang. Berbagai aksi dan pernyataan publik terbarunya, secara sengaja membahayakan perdamaian dan stabilitas kawasan," sebut pernyataan itu.

Oleh karena itu, DK PBB meminta Korut yang menjadi target 7 resolusi PBB tersebut, untuk segera mematuhi semuanya. Artinya, Korut harus menghentikan seluruh program rudal dan senjata nuklir. "Tinggalkan seluruh senjata nuklir dan program rudal yang tengah berlangsung, dan segera menghentikan semua aktivitas," demikian seruan DK PBB. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,