KPK Tetapkan Tiga Tersangka Terkait Kasus Walikota Tegal

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Terkait Kasus Walikota Tegal

Barang bukti yang disita KPK dalam OTT Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno. (foto - ist)

Jakarta - Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam kasus suap Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno. Selain Marsitha, dua tersangka lainnya juga ditetapkan KPK sebagai tersangka.

"KPK meningkatkan penanganan perkara tersebut ke tingkat penyidikan serta menetapkan tiga tersangka," sebut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di kantor KPK Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2017) malam.

Tiga tersangka yang ditetapkan KPK, yakni Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno (Bunda Sitha), pengusaha Amir Mirza Hutagalung dan Wakil Direktur RSUD Kardinah Cahyo Supardi (CHY). Bunda Sitha dan Amir menjadi pihak penerima suap. Sedangkan Cahyo menjadi pihak pemberi suap.

"Penerima adalah SMS dan AMH, sedangkan sebagai pemberi yakni CHY, ia merupakan Wakil Direktur RSUD Kardinah Tegal," kata Basaria. Suap terssebut berkaitan dengan pengelolaan jasa kesehatan di RSUD Kardinah Tegal.

Selain itu, suap juga terkait sejumlah proyek yang ada di lingkungan Pemkot Tegal. Cahyo yang diduga sebagai pemberi suap disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara Bunda Sitha dan Amir Mirza selaku terduga penerima suap disangkakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Mereka sudah ditahan di tempat berbeda. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,