Digeledah, KPK Temukan Bukti Aliran Suap ke Walikota Tegal

Digeledah, KPK Temukan Bukti Aliran Suap ke Walikota Tegal

Rumah dinas walikota Tegal disegel. (foto -ist)

Jakarta - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi bukti aliran dana suap Walikota Tegal, Siti Masitha Soeparno dan politikus NasDem Amir Mirza Hutagalung. Penemuan itu makin menguatkan penetapan tersangka terhadap keduanya.

Bukti suap berupa dokumen yang mengalir kepada kedua tersangka, ditemukan setelah tim penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Tegal Jawa Tengah, Kamis (31/8/2017) dini hari.

Penyidik menyita sejumlah dokumen terkait aliran suap dari kantor serta rumah dinas Walikota Tegal, Siti Masitha. Tak hanya itu, penyidik juga menggeledah sejumlah tempat lainnya, yakni RSUD Kardinah Tegal ‎dan rumah tersangka Amir Mirza di Perum Citra Bahari.

"Tim penyidik menyita dokumen terkait‎ aliran uang kepada tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Kamis (31/8/2017).

‎Dari dua lokasi penggeledahan, penyidik menyita dokumen kontrak proyek di RSUD Kardinah Tegal‎, serta beberapa kendaraan milik Politikus NasDem Amir Mirza yang diduga dibeli dari hasil suap. "Tim menyita dokumen kontrak‎ beberapa proyek serta lima unit mobil dan empat motor milik AMH, yang diduga dibeli dari uang suap sebelumnya," tegas Febri.

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno dan politikus Partai NasDem, Amir Mirza Hutagalung sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Tegal Jateng. Keduanya terjerat tiga kasus dugaan korupsi. 

Antara lain terkait dugaan setoran bulanan dari Kepala Dinas (Kadis) dan rekanan proyek di lingkungan Pemkot Tegal. Lalu penerimaan fee dari sejumlah proyek di lingkungan Pemkot Tegal, serta ‎kasus dugaan korupsi pengelolaan dana jasa pelayanan kesehatan di RSUD Kardinah Tegal. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,