Mulai Rabu, Organda Akan Mogok Nasional

Mulai Rabu, Organda Akan Mogok Nasional

Tarif baru angkutan kota (angkot) ditempel di pintu mobil angkutan kota di Bogor, Jabar, Selasa (18/11). Pasca kenaikan harga BBM, tarif angkot di Kota Bogor mengalami kenaikan sebesar 40 persen atau Rp.1000 dari Rp.2500 menjadi Rp.3500 untuk umum, mahasi

Jakarta - Sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) memutuskan untuk melakukan mogok nasional mulai Rabu (19/11).
 
"Ini sebagai wujud keprihatinan kami atas naiknya harga BBM subsidi untuk angkutan umum. Mogok operasi ini dilakukan mulai dari Sabang hingga Merauke," kata Ketua Umum DPP Organda Eka Lorena Surbakti di Jakarta, Selasa (18/11).
 
Menurutnya, dari total pengguna BBM bersubsidi, angkutan umum hanya menggunakan sekitar tujuh persen dan 90 persen lainnya adalah kendaraan pribadi.  "Kami pun sudah menyampaikan kepada pemerintah secara lisan dan tertulis melalui tujuh kementerian, tentang usulan insentif bagi angkutan umum agar terjadi revitalisasi angkutan umum secara konkret," katanya.


Namun, lanjutnya hal itu belum ada komitmen dari pemerintah untuk mengedepankan transportasi umum. "Sudah sangat jelas, transportasi umum paling banyak digunakan oleh masyarakat ekonomi lemah," katanya.

Oleh karena itu, Eka menegaskan, pihaknya menyerukan kepada pemilik angkutan umum di Indonesia untuk sementara tidak menaikkan tarif.  "Jika itu dilakukan, maka daya saing transportasi umum makin lemah dibanding kendaraan pribadi," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:bbm,