Sepak Terjang Tsamara di Dunia Politik

Sepak Terjang Tsamara di Dunia Politik

Tsamara Amany Alatas.

TERTARIK dengan dunia politik, namun tidak berarti ingin terjun langsung ke dalamnya. Bahkan menurut pengakuannya, Tsamara Amany Alatas menyatakan dirinya sama sekali tidak ada niat untuk terjun ke dunia politik. Namun demikian, sejak Jokowi terpilih menjadi presiden, keinginan untuk berkecimpung dalam dunia politik sepertinya semakin kuat, sehingga Sammy pun, panggilan akrabnya benar-benar serius melakukannya.
 
Menyimak cita-citanya yang ingin menjadi Gubernur DKI Jakarta, orang pun banyak yang menanyakan kenapa cita-citanya hanya sebatas menjadi gubernur. Artinya, bukannya langsung menjadi Presiden RI misalnya. Untuk itu, Sammy pun memiliki alasan yang cukup logis. Ia ingin karirnya dalam dunia politik dilakukan secara bertahap dan sesuai kemampuan. bahkan, sebelum menjadi Gubernur DKI, terlebih dahulu ia ingin menjadi anggota DPR untuk DKI.
 
Sepertinya keinginan kuat ditambah kecerdasan dan sikap peduli pada dunia politik itulah tampaknya yang kemudian memikat Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), untuk melakukan pendekatan langsung terhadap Sammy untuk bergabung dengan PSI. Kabarnya, membutuhkan waktu berminggu-minggu sebelum Sammy benar-benar yakin dan mau bergabung dengan partai tersebut.
 
Alhasil, saat ini Sammy pun telah dipercaya sebagai Ketua DPP Bidang Eksternal Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dengan demikian. semakin memantapkan langkah Sammy yang masih berkuliah di Universitas Paramadina, dalam meraih cita-cita khususnya di dunia politik Tanah Air.
 
Terjun ke dunia p[olisik di usianya yang masih sangat muda, sepertinya bukan halangan bagi Sammy dalam rangka menggapai cita-citanya. "Apabila kita memang serius melakukan dan mengusahakannya serta tidak pernah menyerah, maka cepat atau lambat keberhasilan itu pun pasti diperoleh," kata Sammy.
 
Atas sepak terjang dan keberaniannya dalam mengemukakan pendapat, nama Tsamara Amany Alatas pun belakangan tengah ramai diperbincangkan publik. Gadis muda kelahiran 24 Juni 1996 itu, memang lahir dan besar di Jakarta. Ia pun mengaku, sangat mengagumi sejumlah politikus Tanah Air.
 
Tak hanya itu, mahasiswi yang memilih jurusan Ilmu Komunikasi semester VI di Universitas Paramadina itu, juga merupakan pendiri LSM Perempuan Politik. Bersama dua temannya, Gaby dan Nita, Sammy mendirikan organisasi, yakni LSM Perempuan Politik. Organisasi ini bertujuan untuk menyebarkan pentingnya kesadaran berpolitik bagi perempuan dan generasi muda di Indonesia. Kesadaran untuk mengubah masyarakat dengan masuk ke pemerintah juga ditumbuhkan lewat LSM tersebut.
 
Di luar pendidikan resminya, ia pun pernah menjadi staf magang di Balaikota DKI ketika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjabat sebagai gubernur. Saat masa magangnya habis, ia mengunggah momen terakhirnya bersama Ahok di akun instagramnya. "28 April 2016 ia berpamitan kepada Pak Ahok karena masa magang di Balaikota harus berakhir. Kebetulan sama-sama pakai encim dan koko, akhirnya foto ala Betawi,"  tulis Tsamara.
 
Dikabarkan, Sammy juga pernah menjadi saksi untuk Gerakan Nasional Calon Independen (GNCI). Saat itu ia tengah berjuang untuk para calon independen di pilkada. Aksinya memberikan keterangan pada Mahkamah Konstitusi diunggahnya lewat akun instagramnya.
 
Di sela-sela kesibukannya kuliahnya, ia pun menyempatkan diri menulis buku dengan meluncurkan buku politik pertamanya berjudul "Curhat Perempuan". Buku yang kali pertamaa dibedah pada 17 April 2017 itu merupakan kumpulan artikel yang ditulis Sammy selama tiga tahun terakhir. (Jr.)** 
 
 

Biodata singkat:


Nama Lengkap:




Tsamara Amany Alatas
Tempat/Tanggal Lahir: 24 Juni 1996
Profesi/Pekerjaan: Mahasiswi, Politisi
Agama: Islam
Status: Belum Menikah
Nama orangtua: Muhammad Abdurachman dan Nabila Zen
Pendidikan: Mahasiswi Universitas Paramadina
Akun Instagram: https://www.instagram.com/tsamaradki/
.

Categories:Sosok,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait