Resmi Jadi Tersangka, Ruang Kerja Walikota Batu Disegel

Resmi Jadi Tersangka, Ruang Kerja Walikota Batu Disegel

Walikota Batu Jawa Timur Eddy Rumpoko. (foto - ist)

Jakarta - Menindaklanjuti kasus penyuapan Walikota Batu Eddy Rumpoko, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menyegel sejumlah ruang kerja di kantor Walikota Batu Jawa Timur.
 
"Ada beberapa ruang kami segel, seperti ruang kerja walikota dan ruang kerja Kepala ULP serta kepala BKAD dan beberapa ruang lainnya," sebut Wakil Ketua KPK Laonde M Syarif pada wartawan saat Konferensi Pers di Gedung KPK, Minggu (17/9/2017).
 
Eddy Rumpoko yang merupakan kader PDIP, ditangkap terkait suap proyek senilai Rp 5,26 miliar. Eddy mendapatkan komisi 10 persen atau Rp 500 juta dari proyek yang dianggarkan Kota Batu di tahun 2017. Saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT), KPK mengamankan uang sebesar Rp 200 juta.
 
"Perinciannya, satu diduga diperuntukkan Rp 200 juta dari total fee Rp 500 juta yang disepakati sebelumnya. Mengapa yang diberikan hanya Rp 200 juta, karena Rp 300 juta sudah diberikan sebelumnya untuk melunasi pembayaran mobil Alphard milik Walikota," katanya.
 
KPK juga menyita uang tunai Rp 100 juta yang diberikan tersangka Filipus kepada Kepala Bagian ULP Pemkot Batu Edi Setyawan. "Sedangkan Rp 100 juta diberikan FHL kepada EDS sebagai fee untuk panitia pengadaan, karena dia kepala ULP," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,