Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud Bogor Akhirnya Dibekukan

Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud Bogor Akhirnya Dibekukan

Massa pengunjuk rasa di depan Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud, di Kampung Jami Desa Sukajaya Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor. (foto - ist)

Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akhirnya membekukan seluruh kegiatan Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud, di Kampung Jami Desa Sukajaya Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor.
 
Menurut Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Adang Suptandar, keputusan itu merupakan salah satu poin dari hasil musyawarah yang dilakukan Muspida Kabupaten Bogor siang tadi.
 
Meski tidak dilakukan penyegelan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian dan perangkat desa, untuk melakukan pengawasan mengantisipasi segala kemungkinan yang tejadi di ponpes tersebut."Salah satu poin dalam surat pernyataan bersama, yakni melarang kegiatan ponpes yang menamakam dirinya Lembaga Tahfizh Quran Ibnu Mas’ud," kata Adang, Senin (18/9/2017).
 
"Intinya kan mereka sudah menerima kondisi yang disampaikan, itu poin penting yang akan kami catat. Kami juga ada tim untuk tetap melakukan pengawasan terhadap pondok persantren," katanya.
 
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bogor Ahmad Mukhri Adji menuturkan pembekuan itu dilakukan salah satunya karena tidak memiliki izin mendirikan pondok pesantren dari Kementrian Agama. "Ada 1.403 ponpes di Bogor sudah memiliki izin semua. Nah yang belum ini kita lihat kenapa dan harus diurus. Tupoksinya ini Kementrian Agama tapi kita kan bersinergi terkait hal ini," kata Mukhri.
 
Setelah keputusan itu, ratusan warga yang bertahan di sekitar ponpes pun bertahap membubarkan diri. Polisi yang sudah bersiaga sejak pagi tadi juga nampak perlahan meninggalkan lokasi ponpes.
 
Sebelumnya, Ponpes Ibnu Mas'ud sempat didemo ratusan warga karena salah satu pengajarnya kedapatan membakar umbul-umbul merah putih pada 17 Agustus 2017.
 
Oleh karena itu, warga yang tinggal di sekitar ponpes meminta tak hanya pelaku pembakaran ditangkap, tapi keberadaan lembaga pendidikan penghafal Alquran yang berdiri sejak 2011 itu dibubarkan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,