Geledah Rumah Dinas Walikota Batu, KPK Sita Berkas dan CPU

Geledah Rumah Dinas Walikota Batu, KPK Sita Berkas dan CPU

Penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas walikota Batu Jawa Timur. (foto - beritajatim)

Batu - Selepas melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Walikota Batu Jawa Timur Eddy Rumpoko, KPK melakukan penggeledahan di Balaikota. Dalam penggeledahan tersebut KPK menyita sejumlah berkas dan CPU, Senin (18/9/2017) siang.
 
Penyidik KPK menggeledah ruang kerja walikota dan mendatangi ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Balaikota Among Tani. Penyidik KOK masuk ruang kerja walikota, dengan pengawalan personel Brimob bersenjata lengkap.
 
Penggeledahan di ruang yang berada di lantai dasar itu berlangsung sekitar satu jam. Penyidik keluar dengan membawa sejumlah berkas dan CPU. Berkas dan CPU yang disita dibawa kembali menuju ruang kerja walikota di lantai lima. Tak ada keterangan dari penyidik mengenai penyitaan berkas tersebut.
Sementara itu, penyidik yang berjumlah lebih dari 10 orang diduga menjadikan ruangan tersebut sebagai posko penggeledahan. Selain ruang kerja walikota dan ULP, penyidik juga turut mendatangi dan menggeledah rumah dinas Eddy, sekitar 200 meter dari Balaikota Among Tani. 
 
Di rumah dinas walikota, proses penggeledahan dilakukan secara tertutup dan mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian. Saat bersamaan, lokasi lain yang digeledah adalah kediaman Filipus Djap, pengusaha yang turut ditangkap bersama Eddy di kawasan Kasin Kota Malang.

Seperti diketahui, Walikota Batu Eddy Rumpoko ditetapkan sebagai tersangka atas kasus fee proyek mebel senilai Rp 5 miliar lebih. Selain Eddy, KPK menetapkan Plt Kepala ULP Edi Setyawan dan Filipus Djap, pengusaha yang diduga kuat memenangi tender. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,