Kapolda, IM Terduga Teroris di Cirebon sebagai Pemain Lama

Kapolda, IM Terduga Teroris di Cirebon sebagai Pemain Lama

Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Selasa 19 September 2017. (foto - ant)

Bandung - Pria berinisial IM, terduga teroris yang ditangkap di Bandara Cakrabhuwana Kota Cirebon jelang kedatangan Presiden Jokowi, merupakan Jaringan Ansharut Daulah (JAD).

"Ia pemain lama JAD Majalengka," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Selasa (19/9/2017). Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kom‎bes Yusri Yunus, dalam setiap aksinya IM bergerak seorang diri. Sasarannya petugas keamanan dan polisi. "Kita masih dalami sejauhmana perannya selama ini," katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, IM ‎diduga memiliki keterkaitan dengan serangkaian aksi teror yang terjadi selama ini. Antara lain teror bom di Jalan Thamrin Jakarta Pusat, penyerangan anggota polisi di Cikokol Tangerang hingga teror bom molotov di mobil tvOne saat parkir di depan Pendopo Bandung.

Setelah menangkap IM, polisi menggeledah rumahnya di Desa Burujul Wetan Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Kepala Desa Burujul Wetan, Setiawan (49) menyatakan, pada 2006 pelaku menikah dengan EN dan sudah dikaruniai seorang anak yang berusia 9 tahun. 

Pelaku sehari-hari bekerja sebagai penjual obat atau sales obat herbal. Dulu, tidak ada yang berbeda dari sikap pelaku maupun istrinya. "Namun, akhir-akhir ini sekira kurun waktu setahun pelaku dan istrinya menjadi tertutup, bahkan penampilan istri pelaku berubah drastis dengan menggunakan cadar," katanya.

Menurutnya, di rumah tersebut pelaku tinggal bersama istri, anak dan mertuanya. Tak diketahui alasan pelaku mengeluarkan anak mereka dari sekolah, sehingga anak pelaku kini sudah tidak bersekolah. Pihaknya pun tidak mengetahui penangkapan pelaku yang menjadi terduga teroris. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,