Tujuh Pengepung Kantor LBH Jakarta Ditetapkan Tersangka

Tujuh Pengepung Kantor LBH Jakarta Ditetapkan Tersangka

Massa mengepung gedung LBH Jakarta pada Minggu malam sehingga Senin dinihari. (foto - ant)

Jakarta - Sedikitnya tujuh dari belasan orang pengepung Kantor LBH Jakarta yang ditangkap Polda Metro Jaya, ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yang tidak ditetapkan tersangka telah dipulangkan.
 
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, ketujuh orang itu ditetapkan sebagai tersangka karena melawan petugas, saat diminta untuk membubarkan diri dari aksi tapi tidak mengindahkannya.
 
"Setelah diperiksa, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dikenakan Pasal 216 dan 218 KUHP. Artinya, yang bersangkutan saat unjuk rasa tidak mengindahkan saat dibubarkan pihak kepolisian," sebut Argo di Markas Polda Metro Jaya Selasa (19/9/2017).
 
Namun demikian, Argo tidak membeberkan identitas ketujuh orang itu. Mereka yang jadi tersangka bukan berasal dari suatu organisasi masyarakat. "Mereka ada yang karyawan, sopir serta pengangguran. Mereka tidak punya anggota organisasi," katanya.
 
Sejauh ini, polisi belum menemukan adanya perusakan yang dilakukan ketujuhnya dalam aksi mengepung Gedung LBH Jakarta. Polisi juga tak menyita barang bukti seperti senjata tajam atau yang lainnya. Mereka hanya sebatas tidak mau bubar saat diminta bubar, dalam aksi itu hingga akhirnya dijadikan tersangka. "Ancamannya empat bulan (kurungan)," tegas Argo.
 
Seperti diketahui, sekelompok massa yang tidak diketahui dari mana asal-usulnya, Minggu 17 September 2017 malam, menggeruduk gedung LBH Jakarta di kawasan Menteng Jakarta Pusat. Mereka ingin memaksa masuk ke area gedung LBH Jakarta.
 
Massa juga berteriak mengancam akan menghentikan agenda kegiatan di LBH. Pada akhirnya, massa terpaksa dibubarkan polisi dengan menggunakan water canon, karena tidak mau membubarkan diri hingga Senin 18 September 2017 dinihari.
 
Pihak kepolisian telah menangkap sebanyak 37 orang massa aksi pengepungan gedung LBH tersebut, 22 orang di antaranya hingga kini masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Pusat. Sebanyak 15 di antaranya diperiksa di Polda Metro Jaya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,