Tinggal 11 Ribu Jemaah RI di Mekah Bus Shalawat Mulai Sepi

Tinggal 11 Ribu Jemaah RI di Mekah Bus Shalawat Mulai Sepi

Layanan bus shalawat di Mekah mulai lengang. (foto - Twitter)

Mekah - Sebagian besar jemaah haji yang mengikuti prosesi haji di Mekah dari sekitar 200 ribu jemaah, kini sebagian besar telah kembali ke Tanah Air. Sisanya telah bergeser ke Madinah, sehingga saat ini tinggal sekitar 11 ribuan jemaah yang berada di Mekah.

Bus shalawat yang belakangan lalu lalang melayani jemaah selama penyelenggaraan haji pun, kini mulai lengang sepi dari penumpang. Situasi tersebut tampak antara lain di Terminal Bab Ali dan Syib Amir Mekah, Minggu (24/9/2017).

Berdasarkan keterangan Kabid Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid menyebutkan meski sepi penumpang, bus shalawat tetap beroperasi hingga Rabu 26 September, yang juga hari terakhir pergeseran jemaah dari Mekah ke Madinah.

Petugas juga akan tetap bersiap di halte dan terminal. "Bus tetap akan melayani para jemaah yang beribadah di Masjidil Haram," katanya. Sampai saat ini, keseluruhan jemaah yang masih berada di Mekah hanya tinggal 11.947 orang.

Mereka tersebar di 10 wilayah, yaitu: Aziziyah Janubiyah (854 jemaah), Aziziyah Syimaliyah 2 (683), Mahbas Jin (5.159), Syisyah (360), Syisyah Raudhah (455), Syisyah 1 (455), Syisyah 2 (1.776), Raudhah (763), Jarwal/Biban (410) dan Misfalah (1.032). "Wilayah Aziziyah Syimaliyah 1 sudah kosong," tegas Subhan.

Bus salawat merupakan transportasi andalan untuk para jemaah, yang tinggal antara 1,5 kilometer hingga 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. Selama penyelenggaraan haji, bus beroperasi 24 jam. Operasional pertama pada Minggu 6 Agustus 2017, saat jemaah dari Madinah mulai bergeser ke Mekah untuk mengikuti prosesi haji.

Berdasarkan perhitungan, total 176.226 jemaah mendapatkan layanan bus shalawat menuju dan dari Masjidil Haram. "Pada masa puncaknya, sebanyak 352 armada bus shalawat melayani jemaah haji Indonesia yang telah memadati Mekah," sebutnya.

Disebutkan terdapat 46 halte untuk keberangkatan jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram. Para jemaah diantar ke tiga terminal yang berada di sekitar Masjidil Haram. Yakni Jiad, Syib Amir dan Bab Ali. "Alhamdulillah sejauh ini layanan bus shalawat berjalan lancar. Ini tidak terlepas dari kerja keras 175 petugas yang standby siang dan malam untuk melayani jemaah haji," tambahnya.

Pada Rabu 26 September, seluruh jemaah haji Indonesia meninggalkan Mekah. Mereka menuju Madinah, kemudian setelah 8 hingga 9 hari, akan terbang ke Tanah Air via Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,