Di Yogyakarta, Ratusan Penumpang Telantar

Di Yogyakarta, Ratusan Penumpang Telantar

Sejumlah pelajar dan warga menumpang mobil patroli polisi akibat aksi mogok masal angkutan di kota Ngadirejo, Temanggung, Jateng, Rabu (19/11) ANTARA FOTO

Yogyakarta - Ratusan penumpang, khususnya yang akan menuju Jawa Tengah bagian utara dan barat, telantar di Terminal Giwangan Yogyakarta, karena bus-bus mogok setelah harga bahan bakar minyak bersubsidi dinaikkan pemerintah.

"Penumpang yang telantar rata-rata akan melakukan perjalanan ke Semarang, Purwokerto, dan Purworejo. Sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Sudah tidak ada bus yang masuk ke terminal untuk tujuan itu," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Terminal Yogyakarta Bekti Zunanta di Yogyakarta, Rabu (19/11).

Bus dari Jawa Tengah bagian barat dihentikan di Purworejo, sedangkan bus dari Semarang dihentikan di Magelang. Meski demikian, bus tujuan Solo dan Surabaya masih beroperasi meskipun jumlahnya tidak sebanyak hari biasa.

Seorang calon penumpang di Terminal Giwangan, Sutami gelisah karena sudah lebih dari dua jam menunggu bus ke Purworejo namun tidak ada bus yang datang. "Sudah ingin cepat sampai di Purworejo untuk menengok cucu, tapi tidak ad bus yang datang. Jika ada bus bantuan, tentu saya sangat senang," katanya.

Ketua DPD Organda DIY Agus Adriyanto mengatakan, penghentian operasi dilakukan mengikuti keputusan nasional sebagai bentuk keprihatinan atas kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi. "Harapannya, pemerintah lebih peduli terhadap angkutan darat," katanya. 

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika DI Yogyakarta Budi Antono mengatakan, pemerintah daerah sudah menyiapkan antisipasi jika angkutan umum tidak beroperasi setelah Organisasi Angkutan Darat (Organda) menginstruksikan pemogokan setelah harga bahan bakar minyak bersubsidi naik. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:bbm,nasional,