Bule Asal Belanda Terperosok Gorong-gorong di Dago Viral

Bule Asal Belanda Terperosok Gorong-gorong di Dago Viral

Bule Belanda terperosok di gorong-gorong kawasan Jalan Dago Bandung. (foto - Twitter)

Bandung - Nahas menimpa Marion (51), wisatawan asal Belanda yang tengah berlibur bersama suaminya Herman di Kota Bandung. Ia terperosok ke dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Dago, saat berjalan kaki dari Hotel Jayakarta tempat menginapnya menuju ATM.

Foto nahas itu jadi pebincangan hangat di media sosial Facebook. Berita itu diunggah oleh akun bernama Sazkia Rosseina Gaziscania, dan menautkan langsung kepada Walikota Bandung Ridwan Kamil. Sazki menceritakan, ia menemukan turis terperosok ke dalam trotoar pada Selasa 3 Oktober 2017.

"Hai Kang Ridwan Kamil, selamat ulang tahun ya. Semoga sehat selalu. Anyway, kali aja ada waktu untuk baca cerita saya semalam. Foto ini diambil seizin Herman dan Marion, dua turis asal Belanda yang sedang berlibur di Bandung, Indonesia. Kebetulan saya baru pulang naik motor berdua si adik, dan mendengar ada suara rintihan minta tolong di trotoar seberang pom bensin Dago, tepatnya di nomor 399. Tadinya mau cuek karena kami dalam kondisi kehujanan dan membawa cucian. Tapi hati berkata lain, adik saya ngerem, saya pun berujar 'lihat dulu yuk, siapa tau butuh pertolongan'dan ternyata Marion, usia 51 tahun, terjeblos di trotoar yg bolong. Katanya kakinya patah, sehingga ia tidak bisa berdiri. Ada suaminya, Herman yg terlihat panik. Saya sendiri tidak berani melihat lukanya. Ada seorang anak SMA yg membantu penerangan dengan senter dari HPnya," tulis Sazki, Rabu (4/10/2017).

Usai kejadian itu, Marion pun dibawa ke Rrumah Sakit Borromeus. Rencananya Marion akan dioperasi karena kakinya patah. "Saya menghubungi 119 dan mengatakan kalau bantuan PMI sudah datang duluan dan saya ikut menemani Herman dan Marion hingga sampai ke UGD RS Borromeus. Usai dirontgen, tampak patah tulang kaki kiri 2 ruas dan 3 rusuk kanannya. Marion akan menjalani operasi besok, dan sudah mendapatkan penanganan di RS Borromeus," kata Sazki.

Atas peristiwa itu, Sazki menyayangkan rusaknya trotoar di kawasan Jalan Dago hingga memakan korban. "Teman-teman yg suka jalan kaki, hati-hati ya semuanya. Dalam keadaan jalan yg gelap, kita suka nggak awas dengan kondisi trotoar yang ternyata bisa membahayakan. Semoga PU segera memperbaiki yang rusak," tulisnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,