Trase Seksi 5 Jalan Tol Cisumdawu Berubah Melewati 5 Desa

Trase Seksi 5 Jalan Tol Cisumdawu Berubah Melewati 5 Desa

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) usulkan adanya perubahan pembangunan Trase Seksi 5 Tol Cisumdawu. (foto - ist)

Bandung - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengusulkan adanya perubahan pada Trase Seksi 5 Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu). Perubahan itu didasarkan atas hasil evaluasi perencanaan pembangunan Seksi 3 dan 4.
 
Menurut Sekda Jabar Iwa Karniwa, permintaan Dirjen Bina Marga dari Kementerian PUPR tersebut secara resmi dilampirkan dalam surat dokumen perencanaan pengadaan lahan, untuk penetapan lokasi pembangunan Tol Cisumdawu akhir September 2017.
 
Perubahan trase atau jalur ini diusulkan setelah pihak kementerian melakukan evaluasi desain Tol Cisumdawu dari Seksi 4, 5, dan 6. Perubahan pembangunan tersebut terkait dengan penambahan dan pengurangan jumlah desa yang terlewati oleh pembangunan proyek.
 
"Ternyata ada perubahan di Seksi 5. Dari hasil evaluasi ditemukan ada penambahan lima desa yang awalnya hanya satu desa di Kabupaten Sumedang. Lalu ada juga pengurangan dua desa di dua kecamatan lainnya," kata Iwa, Rabu (4/10/2017).
 
Menurutnya, permohonan perubahan Seksi 5 tersebut ditindaklanjuti dengan menggelar rapat teknis antara Pemprov Jabar, Satker Cisumdawu dan Badan Usaha Jalan Tol, yang akan melaksanakan pembebasan lahan di Seksi 3, 4, 5 dan 6.
 
Selain perubahan pada Seksi 5, penelaahan perubahan trase pun akan dilakukan selanjutnya oleh Dinas Pemukiman dan Perumahan Pemprov Jabar. Perubahan trase itu juga berimbas pada proses pembangunan trase 4 dan 6, namun tidak begitu signifikan.
 
Rencananya, perubahan trase atau jalur tersebut akan dimasukkan dalam revisi keputusan Gubernur Jabar, terkait dengan penetapan lokasi atau penlok Tol Cisumdawu. Proses Seksi 3-6 pun segera berlangsung dan proses perubahan trase itu harus segera selesai.
 
Selain perubahan trase, Pemprov Jabar menindaklanjuti dua hal terkait pembebasan lahan di seksi 1 dan 2. Pemprov Jabar akan mencari relokasi lahan SMK Pertanian Tanjungsari Sumedang, yang digunakan unuk pembangunan Tol Ciaumdawu di seksi 2 fase 2 Rancakalong - Sumedang.
 
Pemprov Jabar juga segera mengirim surat permohonan agar lahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri, dihibahkan kepada Kementerian PUPR. "Prinsipnya lahan 60 hektar IPDN tidak ada penggantian, tapi perlu ada saling hibah untuk kepentingan Tol Cisumdawu seksi 1," tegas Iwa.
 
Apabila proses itu tuntas, katanya, target penyelesaian pembebasan lahan untuk Seksi 1 dan 2 pada Desember 2017 dipastikan bisa terkejar. Dipastikan, pemerintah sudah menyiapkan dana pembebasan sisa lahan yang akan diberikan secara bertahap.
 
Sejauh ini, di Seksi 2 fase 2 tengah dilakukan pengerjaan tunnel atau terowongan twin tube sepanjang 472 meter. Proses pengerjaan tunnel arah Sumedang sudah sampai 79 meter, sedangkan untuk tunnel arah Cileunyi sedang dalam pengerjaan steel pipe heading arch. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,