Warga Duri Pulo Gambir Tolak Penutupan Perlintasan Kereta

Warga Duri Pulo Gambir Tolak Penutupan Perlintasan Kereta

Kerumunan warga Duri Pulo menolak penutupan perlintasan kereta api di Jalan Hasyim Ashari Gambir. (foto - @TMCPoldaMetro)

Jakarta - Ratusan warga Duri Pulo Gambir Jakarta Pusat menduduki pagar-pagar beton yang akan digunakan untuk menutup pelintasan kereta sebidang, di Jalan KH Hasyim Ashari Gambir. Bahkan, warga sempat menyoraki kereta yang melintas, Sabtu (7/10/2017) dinihari.

Warga yang berkerumun seakan tak menghiraukan kereta yang akan melintas, dan tetap berkumpul di sekitar pelintasan. Mereka pun menyoraki setiap kereta api yang melintas. Aksi penolakan digelar sejak Jumat tengah malam. Mereka tak bersedia jika pelintasan sebidang yang berada tak jauh dari pusat perbelanjaan elektronik Roxy itu ditutup.

Petugas kepolisian pun bernegosiasi dengan tokoh masyarakat sekitar untuk membubarkan diri. "Saya sudah bicara, kita cari win-win solution dengan polisi. Saya minta malam ini tidak ditutup dulu, jadi warga di sini ayo bubar dengan tertib, jangan terprovokasi. Dari kami tetap minta tidak ada penutupan," katanya.

Namun, sejauh ini warga masih berkumpul di lokasi. Mereka menghalangi petugas yang hendak memasang beton guna menutup pelintasan rel kereta itu. Sejumlah beton tampak sudah diletakkan di jalan, sebagian lagi masih berada di atas truk.

Sejauh ini, mediasi pun dilakukan agar massa dapat membubarkan diri, khususnya antara perwakilan warga dengan pihak Kementerian Perhubungan. "Pembicaraan singkat jalur ini tidak ditutup dulu. Hari ini saya akan bicara win-win solution agar kita punya akses jalan," kata Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub, Edi Nursalam.

Untuk itu, massa pun diimbau untuk membubarkan diri. "Sekarang kalian pulang dengan baik dan besok saya akan bicara. Pulang dengan baik dan jangan sampai terprovokasi,” katanya.  Pihak TNI/Polri pun telah mengimbau warga untuk membubarkan diri, termasuk tokoh masyarakat dari daerah sekitar.

Seperti diketahui, warga RW 07, 08, 09 dan RW 12 Kelurahan Duri Pulo Gambir Jakarta Pusat, memprotes penutupan pelintasan sebidang. Salah satu alasannya, dengan penutupan pelintasan warga yang hendak ke arah Harmoni - Grogol dan sebaliknya akan memutar lebih jauh. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,