Meli Santika (16) Tewas, Mobil Tersambar Kereta di Cirebon

 Meli Santika (16) Tewas, Mobil Tersambar Kereta di Cirebon

Mobil tersambar Kereta Api Tegal Bahari di perlintasan tanpa palang pintu Pabedilan Km 193+4 Cirebon. (foto - Humas DAOP 3 Cirebon)

Cirebon - Seorang remaja perempuan warga Brebes Jawa Tengah tewas, setelah mobil yang ditumpanginya tersambar Kereta Api Tegal Bahari di perlintasan tanpa palang pintu, Jumat (6/10/2017).

"Korban adalah seorang perempuan atas nama Meli Santika (16) dinyatakan meninggal dunia di UGD RSUD Waled Cirebon," kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro.

Padahal menurut Kris, sebelumnya masinis kereta sudah memberikan peringatan semboyan 35 yaitu suling lokomotif, namun pengendara mobil terus memaksakan untuk melaju hingga menemper kereta.

Kris menjelaskan, kejadian tersebut yaitu pada saat KA Tegal Bahari akan melintasi jalan perlintasan tidak terjaga di Pabedilan tepatnya di Km 193+4, terlihat oleh masinis ada mobil yang memaksakan diri untuk melintas.

"Ada dua orang dalam mobil tersebut, yakni Rival yang mengemudikan beralamatkan di Dusun Marga Mulya RT 007 RW 002 Pabedilan Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon, mengalami luka-luka. Sementara untuk penumpang yang tewas atas nama Meli Santika, beralamat di Desa Cikakak Banjarharjo Brebes Jawa Tengah," katanya.

Masinis KA Tegal Bahari tujuan Tegal - Gambir berhenti luar biasa di Km guna cek loko dan rangkaian kereta, setelah menyambar mobil. "Kita berusaha mendorong pemkab/pemda untuk menutup perlintasan sebidang tidak terjaga itu, ternyata masih kurang tanggap," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,