Sekeluarga Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Pangandaran

Sekeluarga Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Pangandaran

Banjir merendam Kompleks Perum Garden Estetika Dusun Cikangkung Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, Sabtu 7 Oktober 2017. (foto - BNPB)

Pangandaran - Sejumlah wilayah di Kabupaten Pangandaran dilanda banjir, akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jumat malam. Banjir juga dipicu oleh sungai dan sejumlah anak sungai meluap. Banjir antara lain merendam Kompleks Perum Garden Estetika Dusun Cikangkung Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, Sabtu (7/10/2017).

Berdasarkan keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, data sementara sebanyak120 rumah terendam banjir, yang ketinggian airnya mencapai 2 meter dan kondisinya masih hujan.

Evakuasi dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Pangandaran (DPKPB) bersama TNI, Polri, Basarnas, BPBD Provinsi, SKPD, relawan dan masyarakat. Hujan juga menyebabkan longsor yang menimbun dua rumah di Dusun Sangkang Bawang RT 19 RW 08 Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.

Longsor menimpa 2 rumah warga berpenghuni 2 KK (7 jiwa). Akibatnya 4 orang meninggal dunia dan 3 orang luka ringan karena tertimbun longsor. Korban meninggal atas nama Yuyun (36), Aldi (6), Andika (8 bulan) dan Arsih (60). Sedangkan korban luka adalah Rasman (40), Ari (14) dan Anida (8 bulan).

Petugas dari DPKPB dan relawan bersama-sama membersihkan sisa-sisa longsoran tanah. Rumah lokasinya berada di tebing lereng, sehingga rawan longsor. Diimbau, masyarakat supaya meningkatkan kewaspadaan dari ancaman banjir dan longsor.

"Sebagian wilayah sudah memasuki musim penghujan, meski musim penghujan pada awal November mendatang. Musim kemarau telah menyebabkan tanah-tanah retak mudah terisi aliran permukaan saat hujan sehingga memicu longsor," kata Sutopo.

Menurutnya, longsor merupakan bencana yang banyak menimbulkan korban jiwa. Selama tahun 2017 tercatat 438 kejadian longsor di Indonesia. "Sebanyak 95 orang meninggal dunia, 132 orang luka-luka, 43.416 orang menderita dan mengungsi, serta lebih dari 1.500 unit rumah rusak. Puncak musim penghujan diperkirakan Januari 2018, sehingga ancaman banjir dan longsor meningkat,” tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,