Pemilik Spa yang Dipakai 51 Pria Diduga Gay Jadi Tersangka

Pemilik Spa yang Dipakai 51 Pria Diduga Gay Jadi Tersangka

Polisi amankan sebanyak 51 pria yang diduga gay di tempat Spa kawasan Jakarta Pusat. (foto - Tribratanews)

Jakarta - Enam orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pornografi di sebuah tempat spa di kawasan Jakarta Pusat. Pihak kepolisian pun telah menetapkan pemilik (owner) tempat spa itu sebagai tersangka.
 
"Yang jadi tersangka adalah pemilik atau owner-nya, pengelolanya, kasirnya, ada juga karyawannya yang  ngasih  beberapa peralatan, ada yang ngasih tiketnya. Jadi semua peran kita jadikan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polres Jakpus Jalan Kramat Raya, Sabtu (7/10/2017).
 
"Para pemilik dan peran pengelolanya melanggar UU Pornografi, Pasal 30 juncto 4 ayat 2 UU No 44 Tahun 2008 dan/atau Pasal 296 KUHP. Ini ancamannya 6 tahun," katanya. Dari enam tersangka yang telah ditetapkan sebagai tersangka, satu orang masuk daftar pencarian orang (DPO).
 
Mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni GG, GCMP, NS, TS dan KN. Sedangkan yang masih jadi buron adalah HI. Kelima orang yang sudah ditangkap tesebut tengah diperiksa secara intensif di Polres Jakpus.
 
Penggerebekan itu sendiri dilakukan Jumat 6 Oktobe sekitar pukul 22.00 WIB dari sebuah ruko di daerah Plaza Harmoni Jakpus. Pengungkapan kasus itu berawal dari informasi warga soal adanya aktivitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
 
"Itu informasi masyarakat ke Polres, kemudian informasi itu dilidik anggota Jakpus, sehingga tadi malam jam 22.00 WIB dilakukan penangkapan. Setelah dilakukan penangkapan, kita menemukan ada 51 pengunjung yang laki-laki semuanya," tegas Argo.
 
Argo menyebutkan, praktik prostitusi gay tidak dibenarkan di Indonesia. Pemilik spa yang memfasilitasi aksi itu pun dapat dijerat hukum. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,