Setelah Ditahan, Bupati Kukar Jalani Pemeriksaan Perdana

Setelah Ditahan, Bupati Kukar Jalani Pemeriksaan Perdana

Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari usai menjalani pemeriksaan perdana tim penyidik KPK. (foto - ist)

Jakarta - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari. "RW diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," sebut juru bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (10/10/2017).

Rita sendiri tak tahu dirinya akan menjalani pemeriksaan KPK sebagai tersangka. Ia malah memilih memuji rutan baru KPK. ”Penjaranya bagus,” katanya. Maklum, ini merupakan kali pertama Rita menjalani pemeriksaan pasca-dijebloskan KPK ke Rutan Negara Klas 1 Jakarta Timur cabang Rutan KPK pada Jumat lalu.

Rutan yang ditempati Rita sendiri berada tepat di belakang gedung Merah-Putih KPK. Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur itu telah ditetapkan sebagai tersangka atas dua sangkaan.

Yakni, dugaan suap dan penerimaan gratifikasi terkait pemberian izin Perkebunan Kelapa sawit dan gratifikasi terkait sejumlah proyek di Kabupaten Kutai Kartanegara. Total suap dan gratifikasi yang diterima Rita mencapai Rp 12,97 miliar.

Rita ditetapkan sebagai tersangka bersama Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin, dan Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun. Ia diduga menerima suap sebesar Rp 6 miliar dari Abun, terkait pemberian izin operasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit PT Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman.

Selain itu, Rita pun menerima gratifikasi bersama Khairudin sebesar Rp 6,97 miliar, terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Kukar. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,