Aksi di Jalur Puncak Buntut Penertiban PKL di Cianjur

Aksi di Jalur Puncak Buntut Penertiban PKL di Cianjur

Kericuhan yang terjadi di Jalur Puncak, Kamis 12 Oktober 2017. (foto - ist)

Bogor - Ricuh yang terjadi di jalur Puncak Kabupaten Bogor sebagai imbas dari pembongkaran lapak PKL pada Rabu 11 Oktober. Atas kejadian itu menyebabkan sejumlah wisatawan membatalkan kunjungannya ke kawasan wisata jalur Puncak, akhir pekan ini.

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Penggerak Pariwisata Kabupaten Bogor M Teguh Mulyana mengakui, setelah mendapatkan laporan dari pengelola tempat wisata dan penginapan di kawasan Puncak Kabupaten Bogor. "Tamu-tamu saya yang rencananya ada kegiatan akhir pekan ini pada mundur," katanya, Kamis (12/10/2017).

Teguh menjelaskan, para wisatawan tidak membeda-bedakan Jalur Puncak wilayah Kabupaten Bogor dan Cianjur, sehingga menganggap situasi yang terjadi di wilayah Cipanas Cianjur dialami seluruh kawasan di Puncak. Kericuhan para pedagang dianggap sebagai bentuk kegagalan dan kecerobohan Pemkab Cianjur.

Ia membandingkan proses pembongkaran lapak PKL di Jalur Puncak Kabupaten Bogor sebelumnya, bisa berlangsung lebih kondusif. Pemda ahrusnya lebih matang mempersiapkan pelaksanaan pembongkaran tahap pertama, lewat komunikasi yang intensif dengan para pemilik lapak.

Meski berjalan lancar, Teguh menganggap pelaksanaan pembongkaran tahap pertama di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu tetap berdampak negatif. "Pembongkaran PKL di sepanjang Jalur Puncak mengakibatkan penurunan tingkat kunjungan wisatawan sebanyak 45-50 persen," katanya.

Penurunannya minat berkunjung terjadi sebagian besar pada wisatawan asal Jakarta dan sekitarnya. Situasi itu diperkirakan terjadi selama permasalahan PKL belum bisa diselesaikan. Ia menilai, kondisinya bisa kembali pulih paling tidak enam bulan setelah pembongkaran PKL itu dilakukan.

Kericuhan kali ini dikhawatirkan memperburuk kondisi kenyamanan para wisatawan di wilayah Puncak. padahal, pihaknya gencar mempromosikan potensi wisata kawasan Puncak, dengan menangkal kabar bohong di media sosial dan pesan siar yang menyebut kondisi keamanan di Jalur Puncak belum kondusif. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,