Kebakaran Lahan California Meluas, Korban Tewas 23 Orang

Kebakaran Lahan California Meluas, Korban Tewas 23 Orang

Kebakaran lahan di California terus meluas hingga mencapai sekitar 120 ribu hektar. (foto - Getty Images)

California - Kebakaran lahan hutan di California Amerika Serikat makin luas, yang hingga saat ini telah menewaskan 23 orang. Kobaran api melahap puluhan ribu hektar lahan di Sonoma County, California sejak akhir pekan lalu, termasuk ladang produsen anggur khas setempat.

Dilansir Fox News, Kamis (12/10/2017) angin kencang membuat api cepat merembet dan meluas, bahkan hingga ke daerah permukiman dan usaha warga setempat. Sedikitnya 3.500 rumah dan bangunan unit usaha warga telah habis dihanguskan oleh si jago merah.

Seluruh warga di daerah Sonoma County dan sekitarnya telah diminta untuk meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi. "Sejauh ini, sekitar 25 ribu orang telah dievakuasi dari Sonoma County," sebut juru bicara pemerintah daerah setempat. Area itu sudah tidak aman. Jika perintah evakuasi sudah dikeluarkan, Anda tidak bisa lagi pulang ke rumah," kata Scott Alonso.

Tak hanya warga, lebih dari 100 hewan yang ada di kebun binatang Orange County pun turut dievakuasi. Otoritas setempat telah mengonfirmasi, korban tewas telah mencapai 23 orang hingga Rabu, yang kematiannya kebanyakan terjadi di Sonoma County.

Sedangkan, kepolisian Sonoma County masih berupaya untuk melacak keberadaan 285 orang dari 600 orang yang dinyatakan hilang. Kebakaran besar yang terjadi sejak Minggu 8 Oktober 2017 itu, telah membumihanguskan hingga mencapai 70 ribu hektar lahan. Selain itu, sekitar 180 orang mengalami luka-luka.

Sementara itu, New York Times melaporkan, sejauh ini api yang telah membakar 120 ribu hektar lahan dan terus memakan korban jiwa. Sementara ratusan orang lainnya, saat ini masih dirawat di rumah sakit. Menurut pejabat setempat, banyak orang hilang dan tidak diketahui keberadaannya.

Pasalnya, tim penyelamat masih belum bisa menjangkau beberapa daerah, sehingga jumlah korban tewas kemungkinan masih terus meningkat. Gubernur California Jerry Brown mengumumkan keadaan darurat di wilayah Napa, Sonoma dan Yuba.

Dua kebakaran paling besar memang diketahui terjadi di Napa dan Sonoma sejak Minggu malam waktu setempat. Embusan angin yang kencang membuat api terus bergerak ke kota-kota, seperti Santa Rosa, Napa dan Calistoga.  Badan pemadam kebakaran setempat memperkirakan, kobaran api akan kembali meningkat akhir pekan ini.

Kepala pemadam kebakaran di California, Ken Pimlott mengatakan dua kebakaran itu sangat dahsyat. Warga yang tinggal di Napa, Maureen Grinnell juga mengaku kaget saat mengetahui api mulai membakar wilayahnya. Pasalnya, menurut wanita berusia 77 tahun itu, sistem peringatan bahaya di wilayahnya tak berbunyi.

Pimlott mengatakan, api masih berkobar dan membakar 17 wilayah yang diperkirakan mencapai seluas 115 ribu hektar. Angin kencang dari utara ke timur membuat pemadaman sulit dilakukan, sehingga kebakaran ini merupakan yang terbesar dan terparah di California. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,