Ancaman Bom Gegerkan Pengunjung Asia Plaza Sumedang

Ancaman Bom Gegerkan Pengunjung Asia Plaza Sumedang

Tim Jihandak Sat Brimobda Jabar lakukan penyisiran di Mall Asia Plaza Sumedang. (foto - Polda Jabar)

Sumedang - Sebuah selebaran yang berisikan ancaman bom menggegerkan pengunjung pusat perbelanjaan Asia Plaza, yang berada di Jalan Mayor Abdurahman Kelurahan Kota Kaler Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang, Jumat 13 Oktober sekitar pukul 09.10 WIB.

Dalam selebaran tersebut tertulis, bom sudah diletakkan di lokasi tertentu dan akan diketahui letaknya setelah memecahkan suatu kode. "Anda pecinta misteri detective? pecahkanlah kode ini sebelum plaza asia sumedang meledak karena bom! ancaman ini serius dan tidak main-main. kalian saya beri waktu sampai hari minggu pukul 24.00 wib. kode ini akan menuntun anda menemukan sebuah bom rakitan type axcl400 yang berdaya ledak radius 10 meter. terdengar suara gemuruh di waktu tertentu. memotong bagian putih yang keras. iringan sorak mengantarkan ke neraka. bila sudah dipecahkan, temui aku di 13.1.19.10.9.4," demikian isi selebaran tersebut.

Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi, selebaran tersebut pertamakali ditemukan di area parkir Asia Plaza di lantai GF Mezanin yang berdekatan dengan lift barang. Laporan itu segera disampaikan ke Manager Area Parking dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan dari Polda Jabar, Sabtu (14/10/2017) selebaran tersebut sengaja disebarluaskan untuk membuat ketakutan dan kekhawatiran para pegawai dan pengunjung Pusat Perbelanjaan Asia Plaza. Diduga, selebaran itu dibuat oleh pesaing bisnis antar-pengusaha mall di wilayah Kabupaten Sumedang.

Dari isi selebaran tersebut, kemungkinan dibuat oleh orang yang mengerti tentang kekuatann daya ledak bom. Dugaan juga tidak tertutup kemungkinan pada jaringan kelompok teroris, yang bertujuan untuk membuat teror di wilayah Kabupaten Sumedang.

Terlebih pada 2005 lalu pernah ditangkap pelaku jaringan teroris bernama Oman. Kemudian tahun 2016 ditangkap juga Dadang Saefudin, terkait jaringan teroris. Pelaku penyimpan selebaran ancaman itu diduga sudah mengetahui situasi di lokasi, yang tidak termonitor kamera CCTV.

Tim Jihandak Sat Brimobda Jabar pun langsung melakukan penyisiran, untuk mengantisipasi kemungkinan kebenaran selebaran tersebut. Namun demikian, setelah dilakukan penyisiran ke seluruh area petugas tidak menemukan benda yang atau sesuatu yang  mencurigakan.

Sementara itu, aparat kepolisian Polres Sumedang menduga pembuat surat ancaman teror bom di pusat perbelanjaan Asia Plaza Sumedang mengerti cara merakit bom.

Menurut Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata, dugaan itu muncul karena dalam isi surat ancaman pelaku menulis jenis bom rakitan AXCL 400 yang berdaya ledak radius 10 meter. "Kita sudah selidiki, diduga pelaku mengerti cara merakit bom, tapi itu hanya selebaran ancaman yang motifnya persaingan bisnis," sebut Hari Brata. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,