Sopir Diduga Mabuk Angkot Lawan Arus Hantam Petikemas

Sopir Diduga Mabuk Angkot Lawan Arus Hantam Petikemas

Angkot 37 jurusan Terminal Kampung Rambutan - Cisalak menghantam truk boks petikemas di Jalan Raya Bogor Km 30 Cimanggis Depok(foto - @TMCPoldaMetro)

Depok - Angkot 37 jurusan Terminal Kampung Rambutan - Cisalak menghantam truk boks petikemas dari arah berlawanan di Jalan Raya Bogor Km 30 Cimanggis Depok tepatnya di depan PT Tokai, Selasa malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Angkot yang dikendarai Parhitean Sinaga (41) tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, ia mengalami luka memar dan luka gores di tubuhnya. Warga Jalan Raya Bogor Gang Masjid Cisalak itu dilarikan ke RS Tugu Ibu Cimanggis Depok, untuk mendapatkan perawatan.

Beruntung, ia hanya mengalami luka ringan. Sedangkan angkot dengan nomor polisi B 2746 UM yang dikendarainya ringsek parah, terutama di bagian depan. Begitupun truk boks dengan nomor polisi B 9316 FXR yang ditabraknya yang dikemudikan Endang (41) warga Jalan Raya Pabuaran Cibinong Kabupaten Bogor, mengalami kerusakan.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polresta Depok Inspektur Satu Joko Irwanto menyebutkan, peristiwa berawal saat mobil angkot yang dikendarai Parhitean Sinaga melaju dari arah Bogor ke Jakarta, atau dari selatan ke utara.

Menjelang lokasi kejadian, angkot yang dikendarai Parhitean oleng dan masuk ke ruas jalan arah yang berlawanan. Pada saat bersamaan, melintas mobil truk boks yang dikendarai Endang dan melaju di arah berlawanan, atau dari arah utara ke selatan. "Karena angkot masuk ke jalur berlawanan, akhirnya angkot menabrak bodi truk boks hingga ringsek," katanya.

Menurutnya, pengemudi angkot yang terluka langsung dilarikan petugas ke RS Tugu Ibu Cimanggis. "Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun pengemudi angkot mengalami luka-luka," tegasnya. Pihaknya langsung mengecek lokasi kejadian, melakukan olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan yang bertabrakan di Unit Laka Lantas Polresta Depok.

Sementara itu Arie, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang turut mengevakuasi sopir angkot menyebutkan, sang sopir diduga kuat mabuk, sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Hal itu diperkuat dengan terciumnya bau miras dari mulut korban.

"Diduga sopir angkot mabuk hingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan oleng, kemudian masuk ke jalur berlawanan hingga menabrak truk boks," katanya. Akibat peristiwa ini, mobil truk boks yang ditabrak serta mobil angkot, sempat berada dalam posisi melintang di tengah jalan.

"Mobil yang kecelakaan serta korban luka dievakuasi oleh petugas dari Kepolisian, Tagana Depok, PMI Depok dan Tim Jaguar dibantu masyarakat," katanya. Truk boks petikemas yang melintang di tengah jalan akhirnya berhasil dievakuasi dengan mobil derek, Rabu dinihari. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,