WNI yang Ikut Wamil di Singapura Warganegaranya Ditentukan Kemenhum

WNI yang Ikut Wamil di Singapura Warganegaranya Ditentukan Kemenhum

WNI yang Ikut Wamil di Singapura. (Foto: CNN)

Jakarta  - Status kewarganegaraan dua WNI yang tergabung dalam wajib militer Singapura akan diputuskan Kementerian Hukum dan HAM. Ketentuan hukum tentang itu diatur dalam UU Nomor 12/2006.

"Untuk status kewarganegaraan dua WNI yang ikut wajib militer Singapura itu tentunya akan dipertimbangkan, dan keputusannya ada di Kementerian Hukum dan HAM," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tenne, di Jakarta, Rabu (19/11/2014)**.

Menurut Tenne, peraturan Singapura memang mengharuskan para pemegang izin tinggal tetap (permanent resident) untuk mengikuti kegiatan wajib militer di negara itu.

"Itu memang aturan nasional mereka yang berlaku untuk orang-orang yang mendapat izin tinggal tetap di Singapura. Orang yang dapat izin tinggal tetap harus ikut wajib militer," ujar dia. 

"Namun, di sisi lain, Indonesia juga memiliki aturan, WNI di mana pun tidak boleh mengikuti kegiatan wajib militer negara lain. Itu ada undang-undangnya," kata dia. 
 
Adalah pasal 23d, 23e, dan 23f UU Nomor 12/2006 Tentang Kewarganegaraan Indonesia yang mengatur tentang kesertaan dalam dinas militer negara asing, sumpah setia kepada pemerintahan negara asing, dan hal-hal lain terkait itu. (Ode)** 
.

Categories:Internasional,