3 Polisi dan 1 Mahasiswa Luka Akibat Demo di Dekat Istana

3 Polisi dan 1 Mahasiswa Luka Akibat Demo di Dekat Istana

Akses lalu lintas Jalan MH Thamrin kembali dibuka, para pendemo pu bubar. (foto - ist)

Jakarta - Tiga polisi terluka saat mengamankan aksi demonstrasi gabungan elemen mahasiswa di dekat Istana, Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat. Selain polisi, seorang mahasiswa pun mengalami luka-luka.

"Ya, ada tiga orang polisi yang terluka, saya baru cek. Mahasiswa ada juga seorang yang luka-luka," sebut Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis kepada wartawan di lapangan Silang Monas Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2017) dinihari.

Ketiga personel yang terluka tersebut, menurut Idham, langsung dilarikan ke Klinik Polda Metro Jaya. Mereka mengalami luka lecet diduga terkena lemparan batu. "Sebagian adik-adik mahasiswa melempar batu kepada petugas," katanya.

Demonstrasi terkait tiga tahun pemerintahan Jokowi - JK digelar sejak Jumat 20 Oktober siang. Mereka tetap bertahan ketika batas waktu demonstrasi selesai pukul 18.00 WIB. Bahkan, hingga tengah malam pun mereka tetap bertahan.

Polisi membubarkan pendemo dengan cara membuka akses lalu lintas dari Jalan MH Thamrin menuju Harmoni. Pada sekitar pukul 23.40 WIB, jalur sebaliknya yakni Harmoni - MH Thamrin dibuka untuk arus kendaraan. Para pendemo pun membubarkan diri.

Aparat kepolisian terpaksa memukul mundur sekumpulan mahasiswa yang melakukan aksi tersebut, karena sudah melebihi batas waktu yang sudah ditentukan. Namun sempat terjadi bentrok antara mahasiswa dengan aparat kepolisian, yang semula mengingkan bertahan.

Mereka yang tak terima aksinya dibubarkan, terlihat emosi dengan polisi. Alhasil, polisi pun mengambil tindakan tegas mengamankan peserta aksi tersebut. Kini situasinya sudah kembali normal dan lalu lintas kendaraan di Jalan Merdeka Barat sudah lancar seperti keadaan biasanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,