Belasan PNS Ajukan Perceraian karena Kasus Perselingkuhan

Belasan PNS Ajukan Perceraian karena Kasus Perselingkuhan

Belasan PNS di Kabupaten Batang Jateng ajukan perceraian karena kasus perselingkuhan. (foto - ilustrasi)

Batang - Belasan PNS pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Batan Jawa Tengah telah mengajukan izin perceraian, selama periode Januari 2017 hingga akhir Oktober 2017.
 
Data tersebut hanya tercatat di wilayah Kabupaten Batang Jawa Tengah, belum termasuk sejumlah daerah lainnya di Indonesia. Adapun alasannya sungguh mengejutkan.
 
Sejauh ini, Pemerintah kabupaten (Pemkab) sendiri belum memberikan respons atau tanggapan terhadap PNS, yang telah mengajukan izin perceraian tersebut. Sebab, mereka tetap diupayakan untuk rujuk atau dirukunkan kembali.
 
"Belasan PNS yang mengajukan perceraian itu didominasi oleh tenaga pengajar. Alasan pengajuan perceraian bukan karena faktor ekonomi, tetapi masalah ditinggal suami dan perselingkuhan," sebut Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Batang Alimudin, Jumat (27/10/2017).
 
"Sebelum kami memberikan izin pengajuan perceraian pada sejumlah PNS, mereka akan dibina dan diberikan pencerahan terlebih dahulu agar kembali rujuk atau tidak bercerai," katanya.
 
Mengenai masalah pelanggaran aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Batang, sejauh ini memang belum begitu menonjol, melainkan hanya adanya para para guru yang mengajukan perceraian.
 
"Oleh karena itu, kami juga memberikan sosilisasi dan bimbingan kepada para guru tersebut. Kami juga mendatangi ke instansi yang bersangkutan untuk diberikan penjelasan, tentang disiplin kepegawaian dan termasuk penjelasan masalah perceraian," katanya.
 
Ia menambahkan, dari belasan PNS yang mengajukan perceraian terdapat beberapa orang yang bisa didamaikan lagi, sehingga pemkab tidak akan mudah memberikan izin bagi PNS yang mengajukan cerai. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,