Hotel Alexis Ditutup Ratusan Karyawan Dirumahkan

Hotel Alexis Ditutup Ratusan Karyawan Dirumahkan

Legal and Corporate Affair Alexis Group, Lina Novita dan Staf Legal Alexis, M Fajri. (foto - ist)

Jakarta - Pihak Manajemen Grup Hotel Alexis menghentikan sementara operasional hotel dan griya pijat di lokasi tersebut. Hal itu terkait keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tidak memperpanjang izin.

Akibat penghentian sementara operasional hotel dan griya pijat tersebut, untuk sementara sekitar 100 pekerja dirumahkan. Meski operasional hotel dan griya pijat diberhentikan sementara, unit usaha lain seperti restoran dan karaoke masih beroperasi seperti biasa.

Karaoke dan restoran ada di lantai 2 dan 3, sedangkan hotel dan griya pijat ada di lantai 5, 6 dan 7. "Total ada 145 pegawai hotel dan griya pijat," kata Staf Legal Alexis, M Fajri di Hotel Alexis Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Sementara itu, Legal and Corporate Affair Alexis Group, Lina Novita menambahkan, manajemen sedang berusaha mengurus izin agar hotel dan griya spa bisa beroperasi kembali.

Adapun jumlah seluruh pegawai di Alexis Group berjumlah 1.000 orang. Sekitar 600 karyawan tetap dan 400 orang karyawan lepas. Masing-masing bekerja di unit usaha hotel, griya, karaoke dan restoran.

"Kami menghormati keputusan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dengan menghentikan operasional untuk sementara waktu, sehingga karyawan tidak ada yang bekerja," katanya.

Pihak manajemen meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa meninjau kembali kebijakan tak memperpanjang izin usaha tersebut. Sebab, banyak pegawai mereka yang menjadi tulang punggung keluarga.

"Satu hal yang pasti belum terbitnya perpanjangan TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) usaha kami, yang akan berujung pada penutupan usaha akan berdampak pada hilangnya mata pencaharian mereka," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,