Peluang Beasiswa di 87 Institusi Pendidikan Tinggi Eropa

Peluang Beasiswa di 87 Institusi Pendidikan Tinggi Eropa

Pameran pendidikan tinggi Eropa (EHEF). (foto - Instagram)

Bantul - Pameran pendidikan tinggi Eropa (EHEF) kembali digelar di Jogja Expo Center (JEC) Banguntapan Bantul, Rabu, yang langsung diserbu pengunjung mayoritas mahasiswa. Pameran yang berlangsung hanya sehari itu, menghadirkan 87 institusi pendidikan tinggi dari 11 negara Eropa.
 
Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Mr. Vincent Guerend mengatakan, Benua Eropa makin populer di kalangan pelajar Indonesia sebagai tujuan belajar. Siswa Indonesia yang berangkat ke Eropa untuk studi akhir 2016 mencapai 6.300 orang, atau tiga kali lebih tinggi dari 2011. Secara keseluruhan, lebih 11.000 pelajar dan ilmuawan Indonesia kini menempuh pendidikan di Eropa.
 
"EHEF diselenggarakan untuk menanggapi meningkatnya minat pelajar Indonesia melanjutkan pendidikan tinggi di Eropa," sebut Vincent kepada wartawan di sela pameran. EHEF juga akan dihelat di Jakarta dan Palembang pada 7 November.
 
Vincent menjelaskan, tahun ini UE memperingati 30 tahun dilaksanakannya Program Erasmus. Setiap tahunnya, sekitar 1.600 beasiswa diberikan kepada pelajar dan dosen di Indonesia melalui program beasiswa Erasmus+, dan beasiswa lain dari negara-negara anggota UE. 
 
Sebaliknya, setiap tahun lebih 150 dosen dari Eropa datang ke universitas di Indonesia untuk mengikuti perkuliahan dan pelatihan, sebagai bagian pertukaran pelajar dalam jangka pendek. "Menempuh perkuliahan di luar negeri bukan sekadar memperoleh kualifikasi akademis, tapi kesempatan menemukan jati diri," katanya.
 
Sementara Gubernur DIY yang diwakili Asisten Keistimewaan Didik Purwadi mengapresiasi pameran EHEF. Menurutnya, pameran ini memberikan kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan universitas Eropa. Antara lain konsultasi tentang pembiayaan sendiri atau peluang beasiswa, yang diberikan UE dan pemerintah Indonesia. (Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,