Fatal, Wasit Anulir Gol Persib ke Gawang Persija di Menit 28

Fatal, Wasit Anulir Gol Persib ke Gawang Persija di Menit 28

Gol Ezechiel NDouassel ke gawang Persija menit 28 di Stadion Manahan Solo. (foto - ist)

Bandung - Keputusan kontroversial  wasit Shaun Evans Robert  asal Australia ketika menganulir gol Ezechiel NDouassel ke gawang Persija menit 28 di Stadion Manahan Solo dinilai sebagai kesalahan fatal, Jumat (3/11/2017).
 
Berdasarkan penilaian mantan Wasit Nasional Indonesia Super League, Fiator Ambarita menyatakan, sejatinya seorang wasit adalah manusia biasa yang memiliki kesalahan. Namun keputusan menganulir gol di Laga Macan Kemayoran kontra Maung Bandung adalah kesalahan fatal.
 
Pasalnya, posisi wasit sangat dekat dengan kejadian dan bola telah terlihat menyentuh jaring. "Saya lihat jaringnya telah bergetar. Ini sebuah kesalahan fatal dan tidak dapat ditolerir sebagai subuah kesalahan manusiawi," sebutnya.
 
Guna menghindari kejadian seperti itu terulang, Ambarita menyarankan agar PSSI melakukan evaluasi terhadap wasit. Apalagi kejadian ini dilakukan oleh wasit asing yang dianggap lebih baik dari wasit lokal. "Harus segera dipanggil dan dievaluasi, karena ini disaksikan langsung oleh masyarakat dan dilakukan oleh wasit asing. Kita harus sepakat, sekaliber wasit asing pun bisa melakukan kesalahan fatal," tegasnya.
 
Seperti diketahui, wasit Evans Shaun Robert yang memimpin jalannya laga panas Persib vs persija tengah menjadi sorotan. Laga itu berakhir antiklimaks dengan skor akhir 1-0 untuk Persija. Hal itu tak terlepas dari keputusan keliru wasit asing asal Australia, yang dianggap banyak merugikan kubu Parsib.
 
Dilihat dari tayangan ulang ataupun foto-foto, terlihat jelas bola sudah masuk ke gawang Persija yang dikawal Andritany. Tentu dianulirnya gol Persib menit 27 itu menimbulkan banyak kontroversi. Kontroversi lain terjadi saat wasit meniup peluit panjang, di saat laga masih menyisakan waktu 8 menit.
 
Padahal, saat itu para pemain dan ofisial Persib tengah berunding di pinggir lapangan. Persib Bandung tidak menyatakan walk out (WO) pada pertandingan melawan Persija Jakarta itu, dan mempertanyakan keputusan wasit yang mengakhiri pertandingan lebih cepat.
 
Menurut Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, ia merasa kaget atas keputusan wasit yang meniup peluit panjang, padahal tim dalam situasi berembuk di sisa 8 menit. "Kami tidak pernah menyatakan mundur. Saat itu kami tengah berkumpul dan berembuk di pinggir lapangan. Wasit tidak menghampiri dan menanyakan kepada kami dulu, tiba-tiba meniup peluit panjang," katanya.
 
Umuh menilai, apabila nantinya ada ancaman degradasi terhadap Persib karena keputusan WO, maka ia menegaskan itu tidak benar. Ia justru menyoroti kekeliruan sejumlah keputusan wasit asal Australia tersebut. (Jr.)**
.

Categories:Persib,
Tags:,