Penderita HIV/AIDS Didominasi Ibu Rumah Tangga di Tarakan

Penderita HIV/AIDS Didominasi Ibu Rumah Tangga di Tarakan

Penderita HIV/AIDS di Kota Tarakan Kalimantan Utara hingga Oktober 2017 mencapai 90 orang. (foto - ilustrasi)

Tarakan - Penderita HIV/AIDS di Kota Tarakan Kalimantan Utara hingga Oktober 2017 telah mencapai 90 orang. Penyakit yang mematikan itu pada tahun 2016  berjumlah 96 orang.

"Penderita HIV/AIDS di daerah tersebut didominasi oleh kalangan ibu rumah tangga," kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tarakan, Arief Hidayat.

Langkah antisipasi yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS menurut Arief Hidayat, dengan menganjurkan masyarakat menggunakan pelapis atau pelindung saat melakukan hubungan intim. "Penderita HIV/AIDS di Tarakan dari semua kalangan. Namun kebanyakan kaum ibu rumah tangga," katanya, Minggu (5/11/2017).

Padahal, KPA setempat juga sudah seringkali melakukan sosialisasi mengenai pentingnya untuk memeriksakan kesehatan secara rutin. Penderita ODA sangat rentan pada usia 21-35 tahun, bahkan usia 50 tahun ke atas pun masih sangat berisiko.

"Kami sudah berkali-kali melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar menggunakan kontrasepsi (kondom) saat berhubungan intim, agar tidak menular kepada pasangannya," katanya.

Sejauh ini, Pemerintah Kota Tarakan memberlakukan upaya pencegahan dengan mewajibkan kepada calon pengantin untuk memeriksakan kesehatannya dengan tes VCT (voluntary conseling and testing).

Termasuk juga terhadap ibu-ibu khususnya mereka yang tengah hamil. Di mana pada bulan ketiga pertama, diwajibkan menjalani tes HIV dan IMS (infeksi menular seksual). (Jr.)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait