Terkuak, Identitas Mayat Wanita Mengambang di Sungai Brantas

Terkuak, Identitas Mayat Wanita Mengambang di Sungai Brantas

Penemuan mayat wanita di pintu air (Dam) Mlirip Mojokerto Jawa Timur. (foto - ist)

Mojokerto - Identitas mayat wanita yang ditemukan di pintu air (dam) Mlirip akhirnya terungkap. Korban yakni Karsini (56), warga Dusun Kangkungan Desa Kemantren Gedeg Mojokerto Jawa Timur.
 
Menurut suami korban Krishandoyo Warih (49), sejak dua hari lalu dirinya berusaha mencari Karsini, yang tiba-tiba menghilang dari rumahnya. Kabar penemuan mayat di Sungai Brantas yang ia dapat dari tetangganya membuat dirinya penasaran.
 
"Dua hari lalu istri saya pergi tanpa pamit. Saya cari nggak ketemu sampai saya dapat kabar penemuan mayat di Dam Mlirip tadi siang," kata Kris kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Rabu (8/11/2017).

Kris bersama dua kerabatnya datang ke kamar jenazah untuk mengecek mayat wanita tanpa identitas itu. Terlebih lagi, ciri-ciri busana yang dikenakan pada mayat itu, mirip dengan yang dipakai istrinya terakhir kali sebelum meninggalkan rumah.

"Saya yakin ini istri saya, dari ciri-ciri pakaian dan bercak di kulit tubuh serta potongan rambut pendek seleher," katanya. Karsini memang sejak lama ingin meninggalkan rumah. Ibu satu anak itu tak kuat menahan sakit lambung dan gatal-gatal di hampir sekujur tubuh yang tak kunjung sembuh.

"Beberapa hari terakhir ia ingin keluar dari rumah, ingin bunuh diri. Ia pernah bilang lebih baik aku mati," ungkapnya menirukan perkataan Karsini. Terungkapnya  identitas mayat wanita itu  juga dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Jetis AKP Amat. 
 
Menurutnya, selain dari pakaian, suami korban mengenali dari bercak merah di hampir sekujur tubuh korban akibat penyakit kulit. "Korban juga selalu memakai kaus kaki," tegasnya.

Sementara itu Kapolsek Jetis Kompol Siswoyo mengatakan, berdasarkan hasil visum tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Kami menduga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke Sungai Brantas," katanya.

Korban meninggalkan rumahnya di Desa Kemantren Gedeg Mojokerto pada Senin 6 November sekitar 03.30 WIB. Saat itu suami korban sedang tidur. "Korban keluar dari pintu samping rumahnya karena kawat pengikat pintu dalam kondisi terlepas, sedangkan pintu depan terkunci," katanya.

Mayat Karsini ditemukan petugas Jasa Tirta tersangkut sampah dan tanaman eceng gondok di pintu air Mlirip Jetis Mojokerto sekitar pukul 12.15 WIB. Tak ditemukan kartu identitas pada korban. Wanita itu masih memakai kaus warna cokelat dengan motif bunga, legging warna biru dan kaus kaki warna cokelat. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,