Prostitusi Mencuat, 62 Tempat Karaoke di Parangtritis Ditutup

Prostitusi Mencuat, 62 Tempat Karaoke di Parangtritis Ditutup

Salah satu tempat karaoke yang ditutup Satpol PP Bantul. (foto - ist)

Bantul - Sedikitnya 62 tempat karaoke yang berada di kawasan Pantai Parangtritis ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, karena melanggar peraturan daerah.
 
Menurut Sekretaris Satpol PP Bantul, Jati Bayu Broto penutupan itu dilakukan setelah melayangkan surat peringatan pertama, kedua dan ketiga. "Kita sampaikan surat peringatan pertama, kedua dan ketiga untuk menutup, selama kita beri peringatan tidak ada satu pun yang komplain. Artinya, semua sudah mengerti dan kita anggap memahami, lalu kita tutup secara permanen," katanya, Kamis (9/11/2017).
 
Ia menjelaskan, ada 62 tempat karaoke yang berderet di kawasan Pantai Parangtritis dan Parangkusumo yang ditutup aparat. Pemilik sudah tidak boleh membuka atau mengoperasikan hiburan malam itu. "Setelah ditutup, selama perizinan tidak bisa terpenuhi semua kita minta tutup, konsekuensinya kalau besok masih ada yang buka tentu kita akan tegakkan sesuai aturan," katanya.

Dalam eksekusi penutupan secara permanen oleh aparat Satpol PP, lanjutnya tidak ada perlawanan ataupun konflik dari pemilik. Namun jika tetap membuka tempat karaoke akan diproses dan dibawa ke ranah hukum pada tindak pidana ringan.

Penutupan karena disinyalir oleh berbagai pihak termasuk masyarakat setempat di dalam hiburan malam itu terdapat praktik prostitusi dan peredaran minuman keras. "Prostitusi salah satu hal yang dilarang di Bantul, karena sudah ada perdanya. Penutupan ini sebagai upaya menghapus dan membersihkan prostitusi, karena tempat karaoke kita sinyalir ada praktik prostutusi," tegasnya.

Bahkan, keberadaan karaoke Parangtritis disinyalir mengakibatkan sejumlah keributan antarpengunjung, yang dilaporkan ke kepolisian setempat. Termasuk kecelakaan lalu lintas di jalur Parangtritis karena pengendara mabuk usai minum minuman keras di tempat karaoke. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait